20.9 C
Aceh
3 Desember 2020
Aceh24
Uncategorized

YNCI Camping Road Puncak Anai

Komunitas YNCI dari Lhokseumawe dan Chapter Sumbagut berfoto bersama saat berlangsung Camping Road di Puncak Anai, Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

Di lahan seluas sekitar 70 hektar, pecinta sepeda motor matik berada dua hari menikmati alam yang berada diketinggian 1.500 dpl.

Kawasan wisata Dempo Anai Land pun berubah berdiri seratusan tenda hari itu. Hilir mudik scutik matic menemani pohon cemara yang berdiri kokoh disisi kanan kiri jalan berliku.

Dari Lhokseumawe, tiga petarung meluncur menuju lokasi sejak Rabu lalu. Ketua YNCI Chapter Lhokseumawe, Afiet Chan langsung turun tangan ikut gas pol ke lokasi dengan menaklukkan jalan aspal sejauh 1.170 km.

Rabu, sekitar pukul 10.00 WIB, Yamaha N Max yang dipacu mulai bergerak. Pukul 13.00 WIB rest di Langsa. Makan siang dan solat, langsung meluncur lagi. Di kota dikenal dengan buah rambutan (Binjai-red) disambut rekan komunitas disana, Rabu malam. Sajian kopi telor  dan ayam pecet dihidangkan. Tiga jam kemudian, mesin berlogo garputala langsung tancap gas lagi ke Deli Serdang.

Bermalam disini. Paginya, bertambah tiga rekan ikut gabung meluncur ke Padang, Sumatera Barat. Namun, sebelumnya, beberapa biker dari Medan sudah bergerak duluan.

Memanfaatkan lajur Tebing Tinggi-Pematang Siantar, rehat di Prapat kawasan wisata Danau Toba.

Tak lebih tiga jam, enam unit N Max dua diantaranya X Max kembali tancap gas. Tentu saja target tembus ke Padang Sidimpuan. Karena di kota Salak ini harus bermalam juga.

“Kita lewat lintasan Tarutung – Siborong Borong,” kata Om Edi Harahap Chapter Deli Serdang kepada Afiet Chan dan diamini pak Haji Ariba dari Lhokseumawe.

Om Robi yang membawa anaknya Ali Hasbi (14) merasakan perjalanan sungguh terkesan. Pukul 21.30 WIB tiba di Padang Sidimpuan. Tapa banyak cerita, suara dengkur kelelapan terdengar.

Suara azan subuh terdengar. Tim terbangun dan mandi baru solat.  Perjalanan dilanjutkan menuju Bukit Tinggi. Jum’at malam tiba di Kota Jam Gadang itu.

Sabtu pagi, registrasi peserta. Tak lupa hadir lagenda si penjelajah Om Lilik yang bersama anaknya menggunakan N Max ke Mekah beberapa waktu lalu.

Kegiatan Camping Road berjalan seru. Tenda berjejer memenuhi di tiga titik lokasi terpisah. Api unggun malam menemani menghangatkan peserta. Panitia, menyediakan santapan malam. Ikan bakar dan ayam panggang ludes sekejab.

Itu lah salah satu moment tak terlupakan dari peserta yang datang dari Bintan, Batam, Jambi, Lampung, Lhokseumawe, Binjai, Deli Serdang, Medan, Pekan Baru dan tuan rumah Bukit Tinggi serta chapter Padang.

Minggu pagi, acara perpisahan sekaligus masing-masing chapter mengunjungi lokasi wisata yang ada di Sumbar. Sedangkan YNCI Chapter Lhokseumawe. berkesempatan mengunjungi Rumah Kerajaan Pagaruyung, Danau Maninjau yang dikenal dengan kelok 44, Lahan Indah di kaki gunung Merapi, Kelok Sembilan dan Menikmati Goa Jepang di kawasan lembah Anai. Aceh24.com

Related posts

EU’s Proposed Digital Tax Doesn’t Apply to Fintech Activities: Expert Take

Aceh24

Bitcoin Comes Down From $11,500 Highs To Challenge $11k Support

Aceh24

Bitcoin Price ‘More Likely To Hit $100’ Without Illicit Uses, Says Harvard Economist

Aceh24