AcehBerita Foto

WOW ! Hutang Pemkab dan Pemko Lhokseumawe, Melilit

Pengumuman, dihentikan pengambilan suku cadang dan onderdil mobil khusus buat Pemkab Aceh Utara dan Pemko Lhokseumawe. Pemasangan di atas meja. Sehingga setiap masyarakat melihatnya. Aceh24

WOW ! Hutang Melilit Pemkab Aceh Utara dan Pemko Lhokseumawe

#Di  Stop Hutang Onderdil Mobil Dinas

LHOKSEUMAWE-Ironis memang, bila pengumuman terpampang jelas di meja sebuah bengkel onderdil mobil di Lhokseumawe,  bertuliskan sementara waktu dihentikan untuk pengambilan suku cadang dan service mobil.

Pengumuman itu, jelas tertulis hanya untuk Pemerintah Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.  Dan, ini berlaku sejak Agustus 2017 lalu. Hingga, Jum’at sore  (29/9) pantauan Aceh24 manegemen perusahaan yang beralamat di simpang legos, Pusong, Kota Lhokseumawe, belum memindahkan tulisan pengumuman itu.

Menurut Pimpinan PT DM, penghentian sementara pengambilan suku cadang dan service bagi kedua instansi pemerintah tersebut, tidak terlepas belum membayar sepeserpun, hutang barang sejak setahun terakhir ini.

“Ya, kita hentikan pengambilan suku cadang dan service. Karena sampai hari ini (Jum’at-red) belum juga bayar,” kata Manager PT DM, yang minta nama tak disebut.

Lebih lanjut dirincikan, hutang suku cadang mobil dan service mobil, untuk jumlah hutang Pemerintah Aceh Utara, mencapai seratus jutaan rupiah. “Kalau Pemko Lhokseumawe, hampir seratus juta rupiah. Ini pun belum bayar dan kita hentikan,” katanya sembari menyebutkan tidak ada masalah kalau mau ditulis diberita. “Ngak apa-apa, tulis saja,” tambahnya.

“Wah, belum bayar hutang service mobil plat merah nih. Sungguh malu kita,” kata Nurdin salah seorang yang service kenderaannya melihat pengumuman itu, di meja kasir berceloteh.

Sementara itu, Kabag Bagian Umum( KBU) Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Fauzan, S.Sos, saat dikonfirmasi berulang kali, baik itu melalui SMS juga enggan berkomentar.  Mungkin saja merasa malu hingga terakhir ponselnya pun dimatikan.

Kabag Humas Aceh Utara, T Nadirsyah, kepada Aceh24 mengaku tidak tahu adanya pengumuman sampai begitu bunyinya sehingga sangat memalukan. Bahkan, saat dia mengkonfirmasi ke Kabag Umum, Fauzan, giliran telepon sang KBU, sudah tak aktif lagi.

“Sudah saya telepon dan ingin tahu kejelasannya tapi ngak aktif lagi teleponnya KBU,” kata Nadir selaku juru bicara Pemkab Aceh Utara.

Hal serupa juga terjadi kepada Kabag Umum, Pemko Lhokseumawe, Sofyan.  Terkesan, kedua kepala bagian  umum diperintah plat merah itu, sama – sama ‘takut’ berkomentar.

Foto : Pengumuman, dihentikan pengambilan suku cadang dan onderdil mobil khusus buat Pemkab Aceh Utara dan Pemko Lhokseumawe. Pemasangan di atas meja. Sehingga setiap masyarakat melihatnya. Aceh24

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: