AcehBerita FotoNusantara

Wow, Biji Kopi Arabica Rp 65 Ribu Sekilo-

Kopi Arabica

Kopi Arabica Rp 65 Ribu Sekilo

GUNUNG SALAK- Harga biji kopi Arabica kering mengalami kenaikan dari Rp 58 ribu sekilo menjadi Rp 65 ribu/kg.

Demikian disampaikan Mak Jali salah seorang petani kopi di Buntul Sara Ine saat ditemui Aceh24.com, Minggu (21/1).

“Sudah naik pak harga kopi ini, menjadi Rp 65 ribu sekilo yang kering,” katanya disela-sela menjemur biji kopi jenis Arabika.

Menurut dia, kenaikan harga biji kopi kering tidak terlepas dari usainya masa berbuah kopi di dataran tinggi Gayo yang berbatasan dengan Kabupaten Aceh Utara.

“Ya, harganya naik sampai Rp 7 ribu sekilo. Ini karena sudah ngak ada biji kopi yang berbuah,” tambah Mak Jali.

Lebih lanjut dikatakan, selain biji kopi kering naik, buah kopi masih terbungkus kulit warna merah pun ikut naik. “Kalau yang basah masih berkulit sekarang menjadi Rp 7 ribu sekilo,” ungkap dia.

Disinggung berapa lama baru butuh waktu untuk menjemur kopi agar bermutu bagus, Ma Jali menyebutkan itu tergantung sinar matahari. “Kalau daerah kita ini bisa-bisa seminggu. Tapi kadang-kadang kita juga bawa ke Krueng Geukueh buat jemur,” ujarnya.

Di lokasi terpisah, Azhar menyebutkan, walaupun harga biji kopi sudah mahal namun barang tidak ada. “Ini yang beruntung adalah toke yang mengumpul kopi disaat panen beberapa bulan lalu.

“Paling tidak bisa terjual sampai seharga mobil mewah, biji kopi yang bangus sekali jual mereka,” ungkap Azhar. Saat ditanya berapa lama biji kopi bisa disimpan, bapak tiga anak ini menyebutkan bila dijemur cukup kering bisa sampai setahun.  Aceh24.com

Foto : Pemilik kopi Arabica di perbatasan Aceh Utara-Bener Meriah, persisnya di Km 42 menjemur biji kopi. Dalam sepekan ini harga kopi mengalami kenaikan mencapai Rp 7 ribu/kg dari sebelumnya hanya Rp 58 ribu. Kenaikan harga itu tidak terlepas habisnya masa panen atau berbuah. Foto diabadikan, Minggu (21/1).

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: