20.2 C
Aceh
25 Januari 2021
Aceh24
Aceh Berita Foto Nusantara

Wonderful Indonesia di India

Wonderful Indonesia di India

Catatan : Cut Anggi Dwi Geubrina

Untuk pertama kalinya mahasiswa Indonesia di Aligarh Muslim University, India mengadakan acara terbesar bertemakan Festival Budaya Indonesia yang diberi tajuk ‘Harmony in Cultural Diversity’. Acara tersebut diselenggarakan pada tanggal 24 – 25 Maret 2018 di Kennedy Auditorium, Aligarh Muslim University (AMU).

Sebuah prestasi yang luar biasa oleh para mahasiswa Indonesia karena acara tersebut pertama kalinya dan Indonesia merupakan negara pertama yang berani memperkenalkan budaya secara khusus dan spesial di Aligarh Muslim University.

AMU sendiri memiliki banyak sekali mahasiswa asing dari berbagai negara seperti Thailand, Yaman, Iran, Iraq, Afghanistan, Turkmenistan, Uzbekistan, Khazakstan, Korea Selatan, Mauritius, Jordan, Mesir, dan Palestina. Program Festival Budaya juga menjadi program wajib tahunan yang diadakan oleh kampus yang diikuti oleh seluruh mahasiswa asing dari semua negara yang ada di AMU. Namun kali ini mahasiswa Indonesia mengambil langkah terbesar dan berani dalam me-representasikan budaya Indonesia dengan event khusus, hanya Budaya Indonesia saja.

Acara spektakuler dengan lebih 500 audience yang memenuhi Kennedy Auditorium malam itu. Antusias dari para penonton sungguh luar biasa yang mana penonton tidak hanya dari kalangan mahasiswa, namun banyak para Professor dan tamu kehormatan seperti Registrar University, Prof Javed Akhter, Prof Imtiaz Asnain, Prof Arshi Khan, Duta besar Indonesia India Bapak SIdarto Suryo Dipuro, Thailand Student Association, President Aligarh Muslim University Student Union, Maskoor Ahmad Usmani dan bapak Anwar Idris dari DPR RI Komisi 10. Selain daripada itu, Universitas Al-Muslim Matang Geulumpang Dua, Kabupaten Bireuen dan Sanggar Tari Mirah Delima, Aceh ikut berpartisipasi meramaikan acara.

Penampilan mahasiswa Indonesia sebagai opening dengan mengibarkan Bendera Merah Putih diikuti tarian dan lagu Wonderful Indonesia yang selanjutnya penampilan Rapa’I Attraction yang sangat luar biasa oleh Sanggar Tari Mirah Delima Universitas Al-Muslim.

Tepuk tangan dan sorak riuh penonton seketika menggema menggambarkan betapa surprise dan kagumnya mereka akan budaya Indonesia yang baru pertama kalinya diselenggarakan di AMU. Seluruh mahasiswa Indonesia di AMU ikut ambil andil dalam acara dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, tarian Gemu Famire dari Nusa Tenggara Timur, Medley Folk Song dan pertunjukan Pencak Silat yang dilatih oleh putera Aceh asal Simpang Cibrek Aceh Utara, Mujiburrahman yang sedang melanjutkan S2 Political Science di AMU.

Sebagai negara tetangga, serumpun Melayu dan seagama, serta kedekatan kedua Negara Indonesia – Thailand di India, kami ikut mengundang penampilan mahasiswa Thailand Student Association yang menampilkan pertunjukkan Martial Art, Thai Boxing atau MuaThai.

Tarian Saman merupakan puncak kemeriahan pada malam itu dimana 15 penari yang kesemuanya merupakan mahasiswa Indonesia dari berbagai daerah seperti Sumatra Utara, Jawa Barat, Bengkulu, Aceh Tamiang, Gayo dan Jakarta.

Pelatih tari Saman sendiri merupakan anak Aceh dari Lhokseumawe alumni Universitas Al-Muslim yang sedang melanjutkan studi S2 di AMU, Cut Dinda Gestri Febrina. Ketakjuban penonton tak bisa di bendung dengan gemuruh kemeriahan dan tepuk tangan yang luar biasa menggema di Kennedy Auditorium. Pencapaian prestasi yang luar biasa berkat latihan dan kerja keras selama 3 bulan untuk menampilkan pertunjukan budaya Indonesia di mata dunia terutama India.

Saya sendiri bertugas sebagai MC dan pendamping Syech Saman ikut berpartisipasi demi kesuksesan dan kelancaran acara dengan membawa harum nama Indonesia. Terima kasih tak terhingga untuk penampilan Sanggar Tari Mirah Delima Universitas Al-Muslim yang juga menampilkan tari Ranup Lampuan dan tari Suloh. Juga penampilan Mas Wildan Qodaris dari Jawa Barat yang memainkan alat musick Angklung dan Arumba. Antusias dari para audience telah membuktikan bahwa kerja keras kami, para mahasiswa Indonesia di India membawa hasil yang sangat membanggakan.

Semoga budaya Indoenesia terutama Budaya Aceh semakin kita lestarikan tidak hanya di Indonesia tapi juga dunia.

 

Cut Anggi Dwi Geubrina

MA English Language Teaching, Aligarh Muslim University

Alumni IAIN MAlikussaleh Lhokseumawe

Related posts

Erupsi Gunung Karangetang 499 Jiwa Masih Terisolir

Redaksi Aceh24

Nih Kata BPBD Simeulue, Banjir Malam Ini Surut

Redaksi Aceh24

Tiga Rumah Terbakar di Lhokseumawe

Redaksi Aceh24