Velg Sepmor Baling Pasca Mudik Libur Lebaran

0
6
loading...
Foto : Bengkel khusus press velg di Cunda, Lhokseumawe, kawasan simpang Ardath menangani velg sepeda motor warga yang baling pasca libur Idul Fitri 1440 H akibat jalan negara yang banyak lobang dilintasan KKA Lhokseumawe-Bener Meriah, Rabu (12/6). Aceh24.com

LHOKSEUMAWE-Liburan Idul Fitri 1440 H sudah berakhir. Perjalanan panjang menggunakan sepeda motor (sepmor) memang mengasikkan. Hanya sayang, jalan yang banyak berlobang membuat pemilik kenderaan harus mengeluarkan uang ekstra untuk press velg.

Hal ini terlihat disebuah bengkel khusus press velg yang ada di simpang Ardath, Cunda, Lhokseumawe, Aceh, Rabu (12/6). Belasan sepmor berbagai jenis antri untuk ‘kesehatan’ roda ban sepmornya. Kenapa tidak ? Rata-rata roda depan maupun belakang sudah baling akibat masuk lobang saat melintas di jalan negara.

Seperti disampaikan Saidina, warga Lhokseumawe, yang menikmati lintasan Jalan KKA-Bener Meriah dan Takengon, Aceh Tengah.  Jalan aspal hampir sepanjang kawasan gunung Salak hingga memasuki Kabupaten Bener Meriah, penuh dengan lobang.

“Velg  depan sudah baling. Melaju saja sudah tidak stabil lagi,” katanya saat melihat sepmor 250 cc miliknya yang  hendak di press.

Dilanjutkan, bila sepmornya tidak cc besar, kemungkinan velg sudah patah dan tidak bisa melanjutkan perjalanan pulang. “Lobang di aspal cukup dalam dan besar pula. Kita tak lihat lagi karena kawasan itu sering hujan. Jadi tergenang air. Ada yang dalam sampai 10 cm. Kan, bisa-bisa penggendera sepmor jatuh,” paparnya.

Amatan Aceh24.com, selain sepmor roda dua, kenderaan becak yang memanfaatkan liburan dengan mengunjungi sanak keluarga di dataran tinggi gayo, juga mengalami hal serupa. Velg ban belakang terlihat penyoet.

Nah, lalu berapa biaya press velg sepmor ? Pemilik bengkel press velg sekaligus menangani sendiri pekerjaannya itu, mengaku ongkos tergantung kondisi velg. Kata dia yang enggan disebutkan nama,  standar press velg Rp 100 ribu.

“Kita juga melakukan press rangka. Tak hanya velg yang baling,” katanya.

Menyikapi banyaknya jalan berlobang di lintasan jalan KKA-Bener Meriah,  mengharapkan Pemerintah Daerah Aceh, untuk segera melakukan perbaikan. “Itukan jalan sudah menjadi lintasan antar provinsi. Bus malam saja tujuan Medan,lewat jalan itu,” kata Rahmad.

Sebut bapak dua anak ini, selain menutup jalan berlobang, pemerintah pun perlu membuat les jalan warna kuning kawasan itu. Karena, bila hujan dan berkabut, aspal dan tepi jalan tak terlihat lagi.

“Beberapa mobil pribadi luar daerah yang mudik ke Aceh Tengah, Takengon, saat hujan ada yang harus menepikan kenderaannya karena jalan tak terlihat lagi,” ungkap Rahmat sembari menyebutkan kondisi jalan aspla yang amblas di kaki Gunung salak atau Km 33 itu pun segera menjadi perhatian Pemerintah Aceh.   Aceh24.com

Foto : Bengkel khusus press velg di Cunda, Lhokseumawe, kawasan simpang Ardath menangani velg sepeda motor warga yang baling pasca libur Idul Fitri 1440 H akibat jalan negara yang banyak lobang dilintasan KKA Lhokseumawe-Bener Meriah, Rabu (12/6). Aceh24.com

loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.