AcehBerita FotoNusantara

Ustad Abdul Somad di Mata Mahasiswa dan Rektor

Ustad Abdul Somad di Mata Mahasiswa dan Rektor

LHOKSEUMAWE- Senang mengenakan kemeja putih, berpenampilan cukup sederhana dan memiliki suara apik itulah sosok Ustad Abdul Somad, yang kini menjadi idola.

Tidak saja kalangan muslimin dan muslimat yang kerap mengikuti pengajian atau tausiah di mesjid, tetapi juga sampai mahasiswa/I – sang calon intektual muda negeri ini menyukai ustad kelahiran 1977 itu.

Buktinya, saat  mantan pelajar SD Al-Wasliyah, Medan, tahun 1990 itu, dijadwalkan hadir ke kampus Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, para mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri di Bumi Pase itu, sangat menyambut antusias.

Matahari cukup terik saat itu, namun tak menggoyahkan minat mahasiswa/I Unimal mendatangi kampus kawasan Buket Indah. “Pukul 09.00 WIB saya sudah datang ke kampus Buket Indah. Padahal, hari ini saya tidak ada jadwal kuliah. Ini semua karena ingin mendengar nasehat yang akan disampaikan Ustad Abdul Somad,” kata Saidina kepada Aceh24.com.

Yang sangat tertarik dan masih terngiang nada kocak di sampaikan sang ustad menurut Saidina adalah saat menyebutkan ikan di Aceh, enak dan lezat. Lho kok bisa ? Ya, ikan di Aceh, matinya cuma sekali. Tapi bila di kampung sang ustad lulusan S 2 Al-Hadits Al-Hassania Institute, Kerajaan Maroko, ikan matinya tiga kali.

Pertama di laut, lalu di tong es dan ketiga baru masak di rumah, ujar Saidina mengulang ucapan ustad dengan nada kocak.

“Ikan di Aceh enak. Tapi pak Rektor ngak ikut makan. Rupanya lagi puasa,” ulang mahasiswa ini seloroh Ustad Abdul Somad yang juga dosen UIN Sultan Syarif Kasim, Riau, saat itu.

Kemudian, Bastin salah seorang mahasiswa jurusan kominikasi mengaku bangga dengan ayah Mesian  Haziq Abdillah itu.  Sebab, ketika menyampaikan ceramah sangat gamblang dan kena di hati.

Nah, kini giliran Rektor Unima Prof Apridar melihat sosok Ustad Abdul Somad.

Menurut Prof Apridar, Ustaz Abdul Somad adalah sosok Dai yg sangat di gandrungi para jamaahnya.  “Penyajian yg kocak dan sederhana, membuat masyarakat mudah memahami isi ceramahnya,” katanya.

Tidak itu saja, suara yang padu membuat penyajian menjadi apik. “ Intonasi yg tepat dilakukan membuat audien terkagum-kagum,” ungkap Apridar.

Lebih utama lagi, Ustad Abdul Somad menjalankan misi lebih kepada penyatuan umat, sehingga umat Islam menjadi kuat, kata Prof Apridar menjawab Aceh24.com. Insya Allah. Amin

 

Foto : Rektor Universitas Malikussaleh, Prof Apridar  bersama Ustad Abdul Somad, Senin (12/3). Istimewa.

Foto : Ustad Abdul Somad saat memberikan ceramah di pelataran Mesjid Istiqamah, PT Arun.

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: