AcehBerita FotoNusantara

Universitas Malikussaleh Raih UTD Award Pendonor Darah—PMI Kumpul 6.387 Kantong

Foto : Rektor Universitas Malikussaleh, Prof Dr Apridar, SE,M.Si menerima penghargaan atas lembaga pendonor darah dari Ketua Harian PMI Aceh Utara, Drs Iskandar Nasri, MM di Meuligoe Bupati, Selasa malam (20/2) Aceh24.com

Unimal  Raih UTD Award Pendonor Darah

# 6.387 Kantong Darah

LHOKSEUMAWE-Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal)  Prof Apridar menerima UTD Award dan Piagam Penghargaan sebagai lembaga pendonor darah terbanyak tahun 2017-2018. Penyerahan award oleh Ketua Harian PMI Aceh Utara, Drs Iskandar Nasri, MM yang berlangsung di Meuligoe Bupati , Selasa malam (20/2).

Selain itu, katagori apresiasi media cetak dan elektronik sebagai pendukung donor darah PMI Aceh Utara, diterima  Harian Rakyat Aceh dan RRI Lhokseumawe. Kemudian, apresiasi Rumah Sakit pemakai darah terbanyak Bank Darah Rumah Sakit Cut Meutia yang diterima langsung oleh Direktur RSU Cut Meutia, drg Nurhaida, M.Ph.  Dan  diserahkan Kasdim 0103,Mayor  CZI Indra Puji Triwanto.

Keberhasilan Unimal menerima Award tentu saja setelah menyumbangkan darah sebanyak 864 kantong dengan pelaksanaan donor darah sebanyak 23 kali. Jumlah ini kalah sedikit dari PT PIM yang melaksanakan 24 kali pelaksanaan donor darah sepanjang 2017-2018 dengan total 1102 kantong.

Sedangkan lembaga PHE NSB mengumpulkan 833 kantong dari 12 kali pelaksanaan.

Sementara itu Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib dalam sambutannya mengatakan sangat apresiasi terhadap kinerja PMI selama ini. Bahkan bupati yang di sapa Cek Mad sangat mendukung PNS di lingkungan Aceh Utara menggalakkan donor darah.

“Bila perlu kita akan buat perbup. Bila PNS tidak mau donor maka kita akan beri sanksi golongannya turun,” ujar bupati dan disambut tawa ratusan undangan yang hadir.

Kenapa tidak, ulang H Muhammad Thaib. Bukankah kita juga telah mengusul kepada PNS soal zakat dan berkurban. Ini pun sudah berjalan di Aceh Utara. “Jadi, yang namanya untuk membantu sesama mari kita laksanakan,” katanya sambil meminta PMI bersama media untuk dapat mensosialisasi donor darah. Dan, darah tidak dijual.

“Inilah image negatif selama ini. Katakan, darah tidak dijual. Tetapi menolong sesama bagi yang membutuhkan,” kata Cek Mad.

Sementara menjawab harapan Ketua Harian PMI Aceh Utara, Drs Iskandar Nasri, soal status tanah dan gedung PMI Aceh Utara, Bupati sangat mendukung keberadaan kantor dan rumah sakit PMI. “Kita akan memperkuat hak status tanah  kantor PMI Aceh Utara itu,” ujar bupati.

Selain itu penerima piagam penghargaan sebagai lembaga pendonor darah terbanyak yaitu Korem 011 Lilawangsa sumbang 643 kantong, Bank Indonesia 544 kantong, Bank Aceh Cabang Lhokseumawe, 507 kantong, Perta Arun Gas, 486 kantong, Dinas Kesehatan Aceh Utara, 380 kantong, Masjid Bujang Salim, 371 kantong, Pesantren Lhong Angen, 338 kantong dan Waduk Kereto 319 kantong.

Sekedar mengingatkan, PMI Aceh Utara sepanjang tahun 2017 hingga awal 2018 berhasil mengumpulkan 6.387 kantong darah. Jumlah itu, dianggap masih belum mencukupi.

Foto : Rektor Universitas Malikussaleh, Prof Dr Apridar, SE,M.Si menerima penghargaan atas lembaga pendonor darah dari Ketua Harian PMI Aceh Utara, Drs Iskandar Nasri, MM di Meuligoe Bupati, Selasa malam (20/2).

Foto : PT PIM menerima piagam penghargaan dari PMI Aceh Utara

Foto : Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib bersama Rektor Universitas Malikussaleh, berfose usai terima penghargaan dari PMI Aceh Utara.

Foto : Rahmad Fotografer LKBN Antarabersama pendonor lain  menerima penghargaan sebagai pendonor darah rutin 25,50,75 kali.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: