AcehBerita FotoNusantara

Tim Perahu Hagu Teungoh Champion HUT TNI Ke 72

Rangkuman final perlombaan lomba perahu tradisional di sungai Cunda,Lhokseumawe. Ribuan masyarakat menyaksikan evan memeriahkan HUT TNI Ke 72 yang dilaksanakan Kodim 0103 Aceh Utara, Minggu (15/10). Aceh24.com

Tim Perahu Hagu Teungoh Champion HUT TNI Ke 72

LHOKSEUMAWE- Wow ! Luar biasa prestasi diraih tim perahu dayung Gampong Hagu Tengah, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe.  Acungan jempol pantas diberikan dengan penuh rasa hormat.

Kenapa tidak ? Selain tim ini berlomba cukup oke, menaklukkan ‘ganas’ arus sungai Cunda, yang mengalir di samping waduk, Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, ternyata hampir se kampung sporternya memberi semangat dalam ajang lomba perahu tradisional HUT TNI Ke 72, gawean Kodim 0103 Aceh Utara.

Eh, Ternyata bukan itu saja. Tim perahu Hagu Teungoh pun mampu menyatukan juara pertama, kedua dan ketiga. Champion memang.

Kemenengan ini tentu saja, terlebih dahulu menaklukkan peserta lainnya. Seperti tim Kodim 0103, Brimob Jeulikat, Den Rudal, Auri, Lanal, Polres Lhokseumawe, Tim Hagu Selatan, Moun Geudong, Ujong Blang, Kampung Jawa Lama, Pusong Lama, Uten Bayi dan juga tim perahu Gampong Lancang Barat, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.

Nah, untuk juara pertama diraih tim perahu Hagu Teungoh (A), Juara Kedua juga punya tim C  Hagu Teungoh. Hingga Juara tiga pun tak mau dilepas oleh tim D pendayung  perahu Hagu Teungoh.  Luar biasa !!!

Ribuan Pengunjung

Puncak lomba perahu tradisional memeriahkan HUT Ke 72 TNI disaksikan ribuan masyarakat Kota Lhokseumawe. Sejumlah ruas jalan macet. Penonton tak dapat menyaksikan dari atas sepanjang jalan waduk Pusong, terpaksa mengambil resiko memilih tempat di atas batu penahan air sungai Cunda.

Tak peduli itu pria atau perempuan, mereka sangat antusias menyaksikan hiburan gratis itu. Seperti Halimah – salah seorang warga sang juara lomba perahu mengaku mereka datang ingin memberikan semangat sama tim Hagu Teungoh.

“Kami tadi rame-rame naik mobil pic up bak terbuka dari Hagu Teungoh. Dan, ada juga naik sepeda motor,” kata mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Lhokseumawe.

Lebih lanjut dikatakan, permainan lomba perahu tanpa dipungut karcis ini alias gratis sungguh menghibur masyarakat Lhokseumawe, secara umum dan gampong secara khusus. “Ya, kan gratis. Apalagi hiburan seperti ini sangat langka. Paling tidak setahun sekali,” kata Halimah.

Senada Halimah, Musliadi warga Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, sengaja membawa istri dan anaknya untuk menyaksikan hiburan rakyat itu. “Sekalian nikmati keindahan sungai cunda dan waduk saat senja,” kata Mus sambil mengupas kulit jagung untuk anak tercinta.

MC Kondang

Perlombaan perahu tradisional pun semakin wah,  setelah mic disambar Mc dadakan berambut gondrong dengan wajah dilapisi cat warna. Sontak penonton ikut memberikan semangat saat tim perahu mereka laju menaklukan derasnya air sungai Cunda.

Tak saja itu, cuap-cuap Mc Rahmad Yank Doyan, kian gres lagi setelah melihat salah satu tim perahu yang kandas akibat semangat tim mengayuh dayung sehingga air sungai rasa langau pun masuk ke perahu.

Mau tak mau, tim ini berhenti dipertengahan lomba. Hingga mendekati saat solat magrib, perlombaan berakhir. Dirgahayu TNI Indonesia. Aceh24.com.

 

Foto-Foto: Rangkuman perlombaan perahu tradisional di sungai Cunda, Lhokseumawe, dalam rangka memeriahkan HUT TNI Ke 72 yang diselenggarakan jajaran Kodim 0103 Aceh Utara. Aceh24.com

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: