AcehBerita FotoNusantara

Sudah 54 Pejabat Aceh dan Swasta KPK Periksa

Tim Lembaga Anti Rasuah (KPK) saat menggeledah Kantor Pemerintah Bener Meriah, menyusul Ahmadi, bupati non aktif di OTT. ist

LHOKSEUMAWE-Guna mengusut tuntas kasus DOK Aceh 2018, KPK terus gencar memeriksa pejabat di Aceh. Tak terkecuali dengan istri Irwandi Yusuf, Gubernur Aceh non aktif dan Steffy Burase.

Hingga hari ini, Kamis (16/8)  KPK memeriksa 14 saksi lagi yang berlangsung di Ditkrimsus Polda Aceh.

“Hari ini, Kamis 16 Agustus 2018 dilakukan pemeriksaan sekitar 14 saksi di Ditkrimsus Polda Aceh. Sejak Senin sampai Rabu sekitar 40 saksi telah diperiksa,” ungkap Kepala Biro Humas KPK RI, Febri Diansyah kepada Aceh24.com.

Menurut Febri, sepanjang hari Selasa (14/8) dilakukan penggeledahan di 2 titik di Banda Aceh, yaitu rumah salah1 saksi terkait ULP dan kantor perusahaan konstruksi. Penyidik menyita barang bukti elektronik seperti HP dan DVD serta dokumen.

“Bukti-bukti tersebut memperkuat penanganan perkara yang sedang berjalan. Kami menemukan indikasi penerimaan lain pada tersangka  dan akan didalami juga indikasi arahan-arahan agar dilakukan penyetoran uang pada tersangka.

Sementara itu, menjawab terkait dengan informasi yang berkembang tentang pengajuan praperadilan ke PN Jaksel, Febri menyebutkan jika nanti KPK sudah menerima panggilan sidang tentu akan kami hadapi.

Seperti halnya semua praperadilan yang pernah diajukan, KPK menghargai proses hukum tersebut. “Karena memang akan lebih baik jika keberatan-keberatan  disalurkan melalui proses hukum sebagaimana diatur di peraturan perundang undangan  yang berlaku,” pungkas pria kelahiran 1983 itu.

Sekedar mengingtatkan, KPK sudah menetapkan empat orang tersangka kasus DOK Aceh 2018 yaitu Gubernur Aceh non Aktif, Irwandi Yusuf, Bupati bener Meriah non aktif, Ahmadi,SE, Tgk Saiful Bahri dan Hendri Yuzal. Aceh24.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: