Sosialisasi Pengeboran Sumur Blok Pase BP 1

0
Foto : Sekretaris Daerah Aceh Utara, Abdul Aziz, SH. MM membuka sosialisasi pengeboran Sumur Blok Pase BP 1 di Lido Graha Hotel, Lhokseumawe, Selasa (5/3). Aceh24.com

LHOKSEUMAWE- Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara, Abdul Aziz membuka agenda sosialisasi pengeboran Sumur Blok Pase BP 1, Aceh Timur-Aceh Utara, di Lido Graha Hotel, Lhokseumawe, Selasa (5/3).

Dalam sambutannya sekda mengharapkan proses perjalanan pengeboran sumur Pase BP 1,  eks ExxonMobil dapat dilakukan sebaik mungkin dengan mengedepankan tokoh masyarakat, ulama dan geuchik.

Segala sesuatu yang menyangkut pengeboran tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat lingkungan. Ya, seperti adanya limbah dari hasil pengeboran.

Sekda Abdul Aziz yang didamping Kepala Dinas Penanaman Modal, Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Aceh Utara, Marzuki, SH, MM berharap pengeboran kelak akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan terbukanya lapangan kerja.

“Karena masyarakat banyak yang tidak tahu apa yang sedang dilakukan di lingkungan mereka. Apalagi dengan kehadiran alat-alat berat saat melintasi daerahnya.  Maka ini sangat perlu sosialisasi. Bila sudah ada sosialisasi maka tidak ada yang tak dapat diselesaikan dengan baik,” kata Abdul Aziz.

Sementara itu, Zulfikar staf Devisi Formalitas dan Hubungan Eksternal BPMA menyebutkan blok Pase BP 1 meliputi dari Bireuen sampai Aceh timur. “Jadi kegiatan hari ini dikosentrasi di tiga kecamatan sebagai wilayah lintasan. Jadi Rignya  itu dari Simpang Cibrek, Lhoksukon, Cot Girek, Langkahan sampai Aceh Timur, untuk penanjakan sumur. Kegiatan ini hanya bersifat informative.  Tanya jawab dan memberikan informasi seperlunya untuk kebutuhan pemerintah dan masyarakat,” kata Zulfikar seusai pembukaan sosialisasi pengeboran.

Lebih lanjut Zulfikar mengatakan, bila adanya kegiatan di wilayah Aceh Utara, maka pasti ada lapangan kerja terbuka. “Paling tidak kita akan membangun jembatan penghubung . Selama ini tidak ada sama sekali. Ya, jembatan penghubung dari Aceh Utara ke Aceh Timur,” ungkapnya.

Tak saja itu, adanya pengeboran jalur transportasi akan membaik. Dimana selama ini dari kawasan pengunungan Aceh Utara ke Aceh Timur hanya menggunakan rakit.

“Yang dulunya pergi harus naik rakit sekarang ngak perlu lagi. Ini salah satu dampak pengoboran migas,”  katanya.

Disinggung lapangan kerja, Zulfikar menyebutkan karena masih bersifat eksplorasi kebutuhan tenaga kerja sekitar 300 orang saja. “Namun, bila berlanjut. Tentu saja terbuka lebar. Dan, rencana pengeboran berlangsung sekitar satu bulan,” pungkasnya. Aceh24.com

 

Foto : Sekretaris Daerah Aceh Utara, Abdul Aziz, SH. MM  membuka sosialisasi pengeboran Sumur Blok Pase BP 1 di Lido Graha Hotel, Lhokseumawe, Selasa (5/3). Aceh24.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.