Aceh

Seorang ASN Doyan Sabu Diborgol Polisi

LHOKSEUMAWE-Doyan nyabu, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) inisial M diborgol polisi.  Peristiwa penangkapan ini terjadi di rumah tersangka kawasan Desa Teumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Rabu malam (17/3).

Ditempat terpisah, giliran Z (27) petani asal kecamatan Simpang Kramat, Kabupaten Aceh Utara, dibekuk Satresnarkoba Polres Lhokseumawe. Penangkapan Z membutuhkan waktu sepekan setelah terlebih dahulu polisi mendapat informasi dari masyarakat.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto saat konfrensi pers menjelaskan penangkapan M, oknum ASN yang berkantor di Pemerintah Kota Lhokseumawe, ditemukan satu paket sabu di celana tersangka.

Saat pengeledahan rumah ASN – yang pernah mendapat jabatan eselon III ini, temukan barang bukti berisikan satu paket sabu, terbungkus kotak rokok GG. Ini ditemukan pada celana jenis jeans warna biru miliknya. Selain itu juga diamankan sebuah HP merk terkenal.

Hanya saja, tersangka tidak mengakui sabu itu miliknya. Namun, tak dipungkiri oleh M kalau sebelumnya ia ada mengkonsumsi sabu. “Tersangka M mengakui terakhir kali ia mempergunakan sabu bersama saudara I sekira akhir bulan 1 tahun 2021,” kata Kapolres dihadapan sejumlah wartawan.

Kapolres lebih lanjut menyebutkan, pasal diterapkan, pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) UU. RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun. Denda paling sedikit satu miliar rupiah dan paling banyak sepuluh miliar rupiah.

Sementara penangkapan petani inisial Z warga Dusun Tengku Di Sareh, Desa Ie Tarek I, Kecamatan Simpang Kramat, Aceh Utara, tak terlepas dari info sering melakukan transaksi jual beli narkotika jenis sabu.

Di rumah Z, polisi menemukan satu buah pipa warna kuning yang didalamnya terdapat satu lembar plastic berisikan 20 (dua puluh) bungkus/paket yang ditengarai narkotika jenis sabu.

Lalu, BB yang diamankan lainnya adalah dua unit HP dan satu unit sepeda motor jenis matic.  Pasal diterapkan sama dengan tersangka oknum ASN M.(QBO)

Foto : Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto saat memberikan keterangan pers terkait kasus sabu dengan tertangkapnya oknum ASN dan seorang petani di Simpang Kramat. (QBO)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also
Close
Back to top button
%d blogger menyukai ini: