AcehBerita FotoNusantara

Sawah Kering, Lahan Jadi Tempat Main Layang

Foto : Lahan sawah kering di Gampong Keutapang, Lhoksukon, Aceh Utara, akhirnya warga jadikan kawasan main layang akibat kecewa program irigasi tak kunjung ada. istimewa

# Pemkab Aceh Utara Dituding tak peduli

LHOKSUKON- Puluhan hektar lahan sawah kering di Gampong Keutapang, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. Pemerintah Aceh Utara, justru dituding tak peduli. Ironisnya, kekecewaan masyarakat sekitar di tumpahkan melalui permainan layang di lahan sawah.

“Kami main layang di lahan sawah kering ini karena tidak bisa bercocok tanam. Irigasi yang di gembar gembor Bupati Aceh Utara, hanya sebatas omongan saja,” kata Bang Odin kepada Aceh24.com, Minggu (22/4).

Menurut dia lagi, permainan layang-layangan ini diikuti mulai dari anak-anak hingga pria dewasa yang mencari kesibukan. Ada puluhan hektar tanah sawah yang kering akibat kemarau.

“Sudah kemarau dan tak tersedianya aliran irigasi untuk memenuhi kebutuhan air di persawahan masyarakat Gampong Keutapang, Ya, kita jadikan arena main laying saja,” tutur Bang Odin disambut tawa rekan lainnya.

Senada bang Odin, Aswadi pun bertanya bukankah program Bupati Aceh Utara itu membangun irigasi di setiap persawahan gampong.  “Namun sampai saat ini setelah Bupati  Muhammad Thaib kembali terpilih dua periode sawah kita masih tetap saja kering,” kata Aswandi dan di amini bang Odin.

“Jangan hanya bilang program irigasi, sawah masyarakat tetap kering. Bupati harus malu, lihat masyarakatnya tidak bisa bercocok tanam karena program irigasi hanya cet langet,” pungkas Aswandi kesal.

Foto : Lahan sawah kering sehingga tak bisa bercocok tanam. Warga Gampong Keutapang, Lhoksukon, Aceh Utara, akhirnya jadikan kawasan main layang akibat kecewa program irigasi tak kunjung ada. istimewa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: