AcehBerita FotoNusantara

Ribuan Warga di 21 Desa Terisolir Pasca Gempa 7 SR Lombok-

Jenazah korban gempa di kawasan RSUD Lombok Utara/ist

# 105 Orang Meninggal

LHOKSEUMAWE-Ribuan masyarakat di 21 desa masih terisolir pasca gempa guncang Nusa Tenggara Barat (NTB), 7 SR,Minggu malam (5/8). Masyarakat terisolir sangat membutuhkan bantuan pangan,air bersih,selimut  dan alat kesehatan.

Selain itu, hingga saat ini listrik  dilaporkan masih belum menyala di Lombok Utara. Hanya sebagian Lombok Timur. Ini akibat beberapa jaringan infrastruktur dan gardu rusak.

Tak itu saja, BNPB menyebutkan, hingga Selasa (7/8) sebanyak 4.636 penduduk dan wisatawan sudah dievakuasi. Sedangkan korban meninggal 105 orang dan luka 236 orang, ungkap Sutupo Purwo Nugroho dalam siaran pers yang diterima Aceh24.com

Dari 21 desa yang terisolir, delapan diantaranya terdapat di Kabupaten Lombok Utara. !0 desa di Lombok Timur dan tiga desa berada di Kabupaten Lombok Barat.

Sementara di Desa Salut, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, sangat kekurangan tenaga medis. Sementara korban luka akibat gempa masih banyak yang belum mendapat pertolongan. “Tenaga medis 1 orang bidan. Masih banyak korban luka yang belum ditangani,” kata Sutopo.

Sedangkan di Dusun Sempak, Desa Tegal Maya Sutpo Purwo Nugroho menyebutkan belum tersentuh bantuan sama sekali.

Dari Lombok Barat, Desa Mekar Sari, Kecamatan Gunung Sari, satu kampung (100 persen)  warga tidak bisa menempati rumahnya. “Juga belum mendapat bantuan apapun,” kata Sutopo.

Menyingkapi itu semua, Pemerintah dalam hal ini BNPB telah mengerahkan dua helikopter. Kemudian, mengirim 21 ton bantuan logistik.

Diakhir rilis dijelaskan, BNPB bersama BPBD, TNI,Polri,Basarnas, Kementerian PU, Kemkes,Kemsos, Kemen BUMN,SKPD,NGO,relawan dan lainnya telah melakukan penanganan darurat. Aceh24.com

 

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: