AcehBerita FotoNusantara

Ratusan Supir Dump Truk Demo di Bener Meriah

Foto : Ratusan sopir dump truk demo ke gedung DPRK Bener Meriah, Selasa (24/4) mengharapkan lokasi galian C dibuka kembali. Istimewa

# Lokasi Cari Nafkah Keluarga Ditutup

REDELONG – Ratusan sopir dump truk dan pengusaha galian C datangi Gedung DPRK Bener Meriah, Selasa (24/4). Aksi ini dipicu akibat penutupan galian C dimana tempat mencari nafkah para pengemudi stang bulat itu..

Peserta demo tidak saja asal Bener Meriah, tetapi juga datang dari Kabupaten Aceh Tengah, yang selama ini mengangkut pasir buat kebutuhan bangunan .

Ya, mereka meminta penutupan galian C dibuka kembali sembari menunggu izin yang di keluarkan oleh Pemerintah Aceh. Lho kenapa harus  cepat-cepat buka ?  Ini tidak lain karena sangat berdampak buru bagi mata pencaharian sang sopir untuk keluarga mereka.

Tidak itu saja, dampak lain pasca empat bulan lalu ditutup lokasi galian C,  pemilik dump truk juga merugi karena tak bisa membayar cicilan kredit. Bahkan, informasi diterima ada empat unit dump truk yang telah disita leasing akibat penutupan galian C .

“Kita ketahui ada empat unit drum truk yang sudah ditarik leasing karena tidak mampu membayar cicilan. Itu juga salah satu dampak akibat penutupan lokasi galian C,” kata Ketua Organda Kabupaten Bener Meriah, M Arif sambil menyebutkan ada sekitar 400 unit dump truk beroperasi.

Hal senada disampaikan Kordinator Lapangan Aksi Damai Dump Truk, Sahru. “Ini merupakan pekerjaan kami untuk menafkahi anak dan istri,” katanya.

Aksi itu intinya, para sopir truk meminta kepada Pemerintah Daerah Bener Meriah dan DPRK setempat selain membuka lokasi galian C juga dapat memberikan rekomendasi kepada pihak leasing agar dapat memberikan tengang waktu pembayaran. Ini tentu  akibat tidak adanya kegiatan selama galian C ditutup.

Sementara itu, salah seorang perwakilan pengusaha Galian C,  Zarmiza mengatakan, di Bener Meriah hanya ada 11 pengusaha galian C dan berkas untuk 5 orang pengusaha saat ini sudah berada di Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Aceh.

Hanja saja, Zarmiza menyebutkan proses  untuk pembuatan izin tersebut cukup lama sementara, kebutuhan masyarakat mendesak.

Wakil Bupati

Sementara itu, kendati aksi sopir mendatangi gedung DPRK Bener Meriah, ternyata ujung-ujungnya yang menemui pendemo adalah Wakil Bupati Tgk H Sarkawi.

Menyikapi tuntutan sopir, Sarkawi mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Wakil Gubernur Aceh yang juga sebelumnya hadir di Bener Meriah.

Sarkawi menjelaskan lagi, Wakil Gubernur Aceh, berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan dengan  mengupayakan proses perizinan selesai dalam waktu 3 hari ke depan.

Foto : Ratusan sopir dump truk demo ke gedung DPRK bener Meriah, Selasa (24/4) mengharapkan lokasi galian C dibuka kembali. Istimewa

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: