AcehBerita FotoNusantara

Ratusan Miliar Dana Gampong Sudah di Rekening Geuchik, Aceh Utara

LHOKSUKON-Ratusan miliar rupiah uang bantuan pemerintah pusat untuk pemberdayaan gampong sudah masuk ke rekening  para geuchik di Aceh Utara.

Jumlah itu sedikit terpaut tinggal dari total pagu uang gampong untuk Kabupaten Aceh Utara Tahun Anggaran 2017 sebanyak Rp 635 miliar lebih.

“ Sudah cair untuk tahaf ini secara keseluruhan untuk  846 gampong,” kata M Nasir, Minggu sore (15/10) kepada Aceh24.com.

Penegasan itu disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (BPKKD) Kabupaten Aceh Utara, M Nasir, tidak terlepas dari gonjang-ganjing pemberitaan bimtek geuchik dan ke ikut sertaan camat ‘nikmati’ pelesiran ke pulau Jawa, Medan dengan memanfaatkan dana gampong.

“Tinggal enam gampong lagi belum,” tambah Nasir yang sempat dihubungi beberapa kali melalui ponselnya tidak aktif.

Nah, bila demikian maka hanya tinggal sedikit saja dana gampong untuk penarikan tahaf

Sekedar mengingatkan, pemberitaan sebelumnya sejumlah camat dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara, dikabarkan  ikut menikmati pelesiran memanfaatkan dana gampong dalam program dadakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (DPMKB) Aceh Utara, melalui Bimtek geuchik ke Yogya dan Medan, Sumatera Utara.

Sebelumnya, Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib saat dikonfirmasi langsung Aceh24.com, justru mengetahui kegiatan ‘hamburkan’ dana kesejahteraan masyarakat dari total penerimaan Aceh Utara tahun 2017 ini mencapai Rp 635 milyar.

“Ya, saya tahu. Tapi lebih jelas coba tanya sekda,” jawab bupati yang disapa Cek Mad.

Harapan ingin memperoleh informasi lengkap agar masyarakat Aceh Utara yang di tinggal ‘plesiran’ geuchik dan camat -mengetahui maksudnya Bimtek, tetap sirna.

Sebab, Sekda Aceh Utara, Abdul Aziz, terkesan lebih memilih bungkam. Di telepon tak dijawab. WA begitu pula, apalagi via SMS. Padahal, hp nya aktif. Hingga malam Minggu ini, pukul 20.01 WIB sampai Minggu (15/10) pun sama tak ada balasan.

Sikap sekda dan Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana yang punya gawean, juga sama. Sang Kadis T Safwansyah juga tutup mulut.

Sementara secara terpisah, Koordinator MaTA, Alfian, memastikan kalau camat ikut bersama geuchik  ‘berbungkus’ Bimtek ke pulau Jawa dan Medan, ikut keciprat dana APBGampong 2017 ini.

“Ya, itu sudah pasti,” kata Alfian sembari meminta BPK RI mengauditnya.

Sampai-sampai Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Aceh Utara, Erning Kosasi, SH yang ikut menemani geuchik ke Medan, Sumatera Utara, buka suara. “Ya, bimtek ke Medan. Begini saja bos, besok (senin-red) ke kantor sekalian konferensi pers,” jawab Erning kepada Aceh24.com.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: