AcehBerita FotoNusantara

Polisi Aceh Tenggara Gagalkan Seludup Paruh Burung Rangkong

KUTA CANE-Kapolres AcehTenggara AKBP Rahmad Hardeny, S.I.K,M.Si menyebutkan pihaknya mengamankan empatpelaku penyeludupan 1,3 kg paruh burung rangkong di kecamatan Babusaalam, Kamis(13/12).

“Benar sudah kita tindak sesuai prosudural,” jawab kapolres saat dihubungi Aceh24.com, Kamis malam.

Penangkapan burung yang dilindungi itu, dilakukan anggotanya yang menyamar sebagai pembeli. Ada 16 paruh burung rangkong diamankan serta 19 tulang kepala kijang.

Menurut Kapolres Rahmad perbuatan pelaku melanggar Undang-Undang No 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam. Pelaku terancam hukuman 5 tahun penjara serta denda Rp 100 juta.

Sementara itu, kepada wartawan saat dikonfirmasi para pelaku tidak tahu bila burung rangkong merupakan hewan dilindungi. Mereka mengaku burung dibeli

Sementara salah satu pelaku diwawancarai, mengaku tidak mengetahui kalau burung tersebut di lindungi oleh hukum. Adapun puruh burung itu dibelinya dari sejumlah warga di Gay Lues dengan harga Rp 20 ribu per paruhnya.

Ke empat pelaku beserta barang bukti masih diamankan di Mapolres Aceh Tenggara. Aceh24.com

Foto : Paruh burung rangkong dan tulang kijang seberat 1,3 kg yang diseludup berhasil diamankan Polisi Aceh Tenggara, Kamis (13/12).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: