PIM Salur Bantuan Masa Panik Kepada Korban Aspol Dewantara Terbakar

0
165
Asap bersama api menjulang tinggi ke udara akibat delapan rumah di asrama polisi di Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, terbakar, Minggu malam (28/6) Ist

KRUENG GEUKUEH- Bantuan masa panik korban kebakaran Asrama Polisi Dewantara di Krueng Geukueh, Aceh Utara, terus mengalir dari berbagai elemen. Kebakaran yang menghanguskan delapan rumah itu, juga menjadi perhatian PT Pupuk Iskandar Muda (PIM). Sehingga  dengan cepat menyalurkan bantuan berupa semako, Senin (29/6).

Manajer Humas PT Pupuk Iskandar Muda Nasrun menyerahkan bantuan langsung diterima Kapolsek Dewantara, AKP Nurmansyah. Dimana rumah dinas kapolsek ikut terbakar bersama lainnya.

Sedangkan bantuan yang diberikan berupa semako terdiri dari beras, gula pasir, kopi, teh, minyak goreng, telur, indomie dan  air.

“ Ini bantuan masa panic,” kata Nasrun kepada Aceh24.com.

Sementara itu, Kapolsek Dewantara AKP Nurmansyah mengucapkan terima kasih kepada pihak PT Pupuk Iskandar Muda yang begitu peduli terhadap keluarga besar polisi khususnya di Dewantara  yang terkena musibah. Baik itu dari mulai pemadaman kebakaran hingga memberikan bantuan masa panik, untuk itu kami ucapkan terima kasih kepada manajemen PIM, “kata kapolsek.

Seperti pemberitaan sebelumnya, api menghanguskan delapan rumah asrama polisi di Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Minggu malam (28/6) sekitar pukul 21.30 WIB.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto kepada Aceh24.com mengatakan akibat delapan rumah terbakar sebanyak 24 jiwa terdampak. “Ya, ada 7 KK dengan jumlah 24 orang. Terdiri 16 dewasa, 8 pria dan 8 wanita. Ditambah dengan 8 anak-anak. Dua diantaranya balita, tiga laki-laki dan tiga perempuan status pelajar SD,” ungkap kapolres.

Sedangkan sumber terpisah menyebutkan rumah terbakar masing-masing ditempati Kapolsek Dewantara, AKP Nurmansyah, Bripda T Aris Firmanda, Aiptu Ibnu Hasyem, Bripka Herianto, Bripka David, Bripka Fahrul, Iptu Juardi  dan Bripka Agussalim. Aceh24.com

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.