Aceh

Perayaan Tradisi Meugang Ditengah Pandemi Harga Daging Melonjak

Aceh24, LHOKSEUMAWE – Meski ditengah pandemi, pusat pembelanjaan daging di pasar impres Kota Lhokseumawe dipadati oleh warga yang membeli daging sapi kebutuhan perayaan tradisi meugang. Harga daging pun melonjak hingga Rp. 180.000,- perkilogram.

Daging sapi menjadi salah satu kebutuhan warga untuk perayaan tradisi meugang, tradisi ini membuat munculnya pasar daging dadakan di pasar impres Kota Lhokseumawe, minggu (11/4).

Warga pun memadati pasar ini untuk berburu daging, meski ditengah pandemi. Tradisi ini menjadikan harga daging melambung tinggi. Hari biasanya para pedagang menjual daging Rp. 150.000,-.

Muhammad ali, salah satu pedagang Kota Lhokseumawe mengatakan, meski harga tinggi, permintaan dari dari konsumen di hari meugang tetap tinggi, karena kebutuhan untuk meugang yang dirayakan oleh masyarakat Aceh jelang puasa.

“Harga beli hewan di tingkat peternak juga lebih mahal dari hari biasa. Kenaikan harga beli hewan ini diakibatkan oleh peningkatan permintaan,” ujar Ali.

Lihat Juga: Wartawan Diancam Bunuh. Copot Kapolda
Lihat Juga: Panen Cabe Rawit Sambut Ramadhan

Terkait daya beli masyarakat untuk membeli daging meugang, terjadi penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Konsekuensi pandemi COVID-19 yang belum berakhir.

Salah satu pembeli, Natasya mengatakan, karena tingginya harga membuat ia  mengurangi ukuran daging. Biasanya dirinya membeli hingga dua kilo, namun saat ini dirinya hanya membeli satu kilo saja. 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: