AcehBerita FotoNusantara

Pemimpin Aceh Utara tak Punya Urat Malu–Pingin Beli Mobil Mewah

Foto : Kondisi salah satu rumah warga Aceh Utara, yang diabadikan, Selasa (24/4) di kawasan Blang Pohroh, ditengah keinginan beli mobil dinas Rp 1,5 miliar. Aceh24.com

#Rakyat Miskin, Pingin Beli Mobil Mewah

LHOKSUKON-Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Malikussaleh, Muslem Hamidi mendukung kebijakan Gubernur Aceh, melarang pembelian mobil Bupati/Wakil Bupati Aceh Utara Rp 3,1 miliar.

“Kita tahu bahwa pemimpin di Aceh Utara memang tidak punya lagi urat malu.  Aceh Utara saat ini berada di tangan pemimpin yang tidak amanah,” kata Muslem, kepada Aceh24.com, Selasa (24/4) .

Penyampaian itu disampaikannya tidak terlepas dengan pemberitaan  sawah petani tak ada irigasi sehingga  areal persawahan Gampong Keutapang , Lhoksukon dijadikan tempat bermain layang.

Menurut dia, ucapan terima kasih karena tim evaluasi gubernur masih memikirkan dan mendengarkan aspirasi masyarakat Aceh Utara yang tidak menginginkan adanya pengadaan mobil dinas baru Bupati/Wakil Bupati Aceh Utara karena dengan kondisi keuangan daerah yang sangat kritis seperti ini.

Dijelaskan, sejak awal pembahasan RAPBK Aceh Utara pada tahun 2017 lalu, pihaknya sudah mengawal agar program-program yang merugikan masyarakat Aceh Utara untuk tidak dimasukkan dalam APBK Aceh Utara tahun 2018.

“Kita sudah bangun komunikasi dan menolak dengan tegas seperti pembelian mobil dinas baru tersebut, sampai akhirnya kita mengetahui bahwa kondisi keuangan daerah Aceh Utara sedang defisit dengan jumlah hutang ratusan milyar. Dan,  ini menjadi sejarah terburuk tata kelola pemerintahan Aceh Utara,” papar Ketua Umum BEM Unima panjang lebar.

Lebih lanjut dikatakan, banyaknya rumah tak layak huni karena kelalaian Pemerintah Aceh Utara dan tak peduli akan kesengsaraan masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Ironis memang, pemimpin nomor satu di kabupaten berpenduduk mendekati 180 ribu jiwa rakyatnya berada pada status miskin masih ingin naik mobil dinas yang harga mencapai  Rp 1,5 miliar. Semoga ke depan dalam pengusulan anggaran akan jauh berpihak kepada masyarakat yang tersebar di 852 gampong.

 

Foto : Kondisi salah satu rumah warga Aceh Utara, yang diabadikan, Selasa (24/4) di kawasan Blang Pohroh, ditengah keinginan beli mobil dinas Rp 1,5 miliar. Aceh24.com

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: