Aceh

Panton Labu Bakal Mekar

Aceh24.com, LHOKSUKON – Pemekaran kota Panton Labu bakal terwujud. Kenapa tidak ? Pasalnya, secara geografis dan tersedianya anggaran serta fasilitas maka lebih berpeluang terbentuk.

Penegasan itu disampaikan, Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi, MIP, seusai acara Pengukuhan Pengurus Baru CDOB Kota Panton Labu di Aula Kantor Camat Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu sore (3/4).

“Pemekaran kota itu lebih berpeluang dari pada kabupaten, kalau dilihat dari struktur kepentingan pusat,” kata Fachrul Razi yang di dampingi Ketua CDOB Panton Labu Teuku Otman (Ayah Ot).

Alasan lain dimana – kota yang sempat dikenal sebagai penghasil pisang sale itu, lebih diprioritaskan karena perubahannya adalah kabupaten menjadi kota. Hal ini merupakan kenaikan status. Jadi lebih mudah dibentuk.

“Sifatnya naik status dari kabupaten menjadi kota dan Kota Panton memenuhi syarat. Hari ini sudah kita verifikasi fakfual,” tambah Fachrul Razi.

Disebutkan, dirinya sudah pernah membahas hal tersebut dengan Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin.

Hasil kesepakatan dengan Wapres bahwa Detada dan Desertada akan segera ditandatangani dan prioritas pemekaran adalah daerah di Provinsi Papua, kemudian di Provinsi Aceh.

Lihat Juga: Panen Cabe Rawit Sambut Ramadhan
Lihat Juga: IOM Pindah 36 Pengungsi Rohingya ke Medan

“Hari ini kita mau membantah bahwa asumsi pemekaran adalah kepentingan elite. Pemekaran di Kota Panton adalah pure, murni keinginan rakyat yang ada di Panton Labu, bukan dari elit-elit,” ujarnya.

Sementara Ketua Baru CDOB Kota Panton Labu Teuku Otman sangat optimis apalagi Aceh Utara memiliki desa terbanyak yakni 852 desa, sehingga peluang pemekaran berpotensi sangat besar.

Pihaknya juga menargetkan bahwa Panton Labu akan segera terbentuk dan menjadi Pemerintah Kota  baru di Aceh.

“Kita juga terus melobi- lobi. Prosedurnya kita ikuti dan lakukan. Nah mungkin di 2022, Insya Allah jadi,” tandasnya.

Sementara peserta yang diundang dalam acara itu dibatasi mengingat masih dalam suasana Covid- 19 dan setiap peserta yang berhadir diwajibkan mematuhi protokol kesehatan.

Peserta yang hadir itu merupakan perwakilan dari 5 kecamatan dalam wilayah CDOB Kota Panton Labu, di antaranya tokoh agama, tokoh masyarakat dan perwakilan forum keuchik, hadir juga anggota DPRK, DPRA serta tamu undangan lainnya.

Diketahui ada enam CDOB di Provinsi Aceh yang sedang ditangani Ketua Komite I DPD-RI, yakni Kabupaten Aceh Selatan Jaya, Kabupaten Selaut Besar, Kabupaten Aceh Raya, Kabupaten Aceh Malaka, Kota Meulaboh dan Kota Panton Labu.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: