AcehBerita FotoNusantara

Nah, Terkuak Lagi ‘Borok’ Pemkab Aceh Utara—-613 Bides Tanya Rapel Gaji

Foto : Perwakilan Bidan Desa berstatus CPNS mendatangi Kantor Bupati Aeh Utara, Selasa (24/4) mempertanyakan rapel gaji mereka sudah delapan bulan tidak dibayar. Aceh24.com

 

LHOKSEUMAWE –Sebanyak 613 Bidan Desa (Bides) berstatus CPNS mempertanyakan rapel gaji mereka kenapa belum dibayar –bayar oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

Untuk memperjelas soal rapel gaji, 32 perwakilan bides dari puskesmas yang tersebar di 27 kecamatan mendatangi Kantor Bupati Aceh Utara yang masih bermarkas di Lhokseumawe, Selasa siang (24/5).

Rasa jenuh dan masih gelap hak bides selama delapan bulan gaji rapel belum dibayar, justru menambah luka “borok” Aceh Utara di tangan kepemimpinan Bupati H Muhammad Thaib.

“Kedatangan mempertanyakan rapelan gaji yang tidak dibayar selama delapan bulan sejak Mei 2017 hingga sekarang,” ujar Fitri seorang bides kepada wartawan.

Sekedar mengingatkan, 613 bides sebelumnya adalah berstatus bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT). Namun, belakangan mereka diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Ironisnya, gaji rapel tak dibayar. Namun, pihak bendahara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, berdalih kalau gaji rapel 613 orang itu, telah digunakan untuk membiayai kegiatan pra jabatan.

“Kami belum ikut pra jabatan,” tambah sumber bides lagi.

Suara gombal pun terungkap pula. Kenapa tidak ? Bides mengakui belum mengikuti pra jabatan seperti yang diklaim bendahara Syahrul dah digunakan buat prajab. “Pra jabatan saja belum. Kok sudah dipotong biaya pra jabatan kami,” dengan nada kecewa.

Saat ditanya wartawan berapa saat ini menerima gaji ?  Seorang bides yang enggan menyebutkan identisas mengaku   Rp 1,8 juta per bulan.Hanya saja, tambah sumber lagi, hutang sudah dimana-mana karena sudah delapan bulan gak dibayar.

 

Foto : Perwakilan Bidan Desa berstatus CPNS mendatangi Kantor Bupati Aeh Utara, Selasa (24/4) mempertanyakan rapel gaji mereka sudah delapan bulan tidak dibayar. Aceh24.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: