AcehOtomotif

Mobil Dinas PPPA dan KB Masuk Jurang

LHOKSEUMAWE- Mobil dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan, Anak  dan Keluarga Berencana, masuk jurang sedalam 5 meter di Kecamatan Bener Kelipah, Kabupaten Bener Meriah. Sebelumnya sempat menyenggol kenderaan jenis scoopy. Diduga mobil plat merah itu, mengalami rem blong terlebih dahulu, Rabu (24/3).

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya,S.I.K melalui Kapolsek Bandar  Iptu Agus Suyanto kepada wartawan menyampaikan  tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.  Namun pengendara roda dua jenis Scoopy BL 4555 ZAL yang dikemudikan Suryani beserta anaknya mengalami luka berat dan harus dilarikan ke RS Daerah Muyang Kute Bener Meriah.

Awal kecelakaan, diperkirakan saat mobil Daihatsu jenis Gran Max melaju  dari arah Bener Kelipah menuju Kampung Pondok Baru, Kecamatan Bandar.

“Setiba di jalan menurun, mobil mengalami rem blong. Sopir pun membanting setir ke kanan guna menghindari pembatas jembatan,” kata Kapolsek Bandar, Iptu Agus Suyanto sembari menyebutkan bersamaan dari arah berlawanan muncul sepeda motor Scoopy dan terjadi tabrakan.

Penumpang mobil Gran Max mengalami luka ringan merupakan pegawai dinas PPPA dan KB  Bener Meriah, Widya Ramadhani (22) warga Kampung  Tawar Sedenge,  Kecamatan Bandar, Wahdini (22) Warga Kampung Kute Kering,  Novi Andriani Warga Kampung Mutiara Baru Kecamatan Bukit.

Semenatra tiga orang penumpang lainya yakni, Dyani Arkan Anak dari Widya Ramadhani, dan Dafa Anak supir Syahadat serta  Zubaidah (50)Warga Kampung  Panji Mulia II Kecamatan Bukit.

Korban luka berat dialami pengendera Scoopy. Terutama anak Suryani yang harus mengalami jahitan di kepala hingga enam jahitan.

Foto : Mobil Dinas PPPA dan KB Bener Meriah, terjun ke jurang sedalam 5 Meter di perbatasan Kecamatan Bener Kelipah dan Bandar Rabu (24/3). Ist

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: