AcehBerita FotoNusantara

Mimpi Pemkab Aceh Utara, Peroleh WTP Lagi

Foto : Salah satu rumah yang didiami masyarakat pedalaman Kabupaten Aceh Utara, Aceh24.com

LHOKSUKON-Setelah sempat mendapat penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)  ke dua kalinya dari BPK RI Perwakilan Aceh, untuk  Pemerintah Kabupaten Aceh Utara di tahun 2016,  sangat sulit ber mimpi WTP kembali diraih.

Kenapa tidak ? Pemkab Aceh Utara, terus digeluti hutang kepada pihak ketiga – hingga kabupaten yang memiliki 852 gampong itu, harus membayar hutang tahun 2017 mencapai 192 miliar.

Nah, kenapa harus disebut “Asbun” atau asal bunyi. Tentu saja, mengingat kembali ucapan Bupati H Muhammad Thaib, saat laporan LPJ pada 2 Oktober 2017 lalu.

“Ini WTP palsu,” ujar bupati kala itu, dihadapan para anggota DPRK Aceh Utara, kepala dinas, camat,undangan dan termasuk wartawan yang saat itu meliput.

Sampai-sampai bupati mengatakan, kok bisa dapat WTP, padahal APBD Aceh Utara disebutkan oleh H Muhammad Thaib defisit Rp 96 miliar.

Nah, kini terungkap lagi pada pengesahaan APBK 2018, yang ternyata APBK Aceh Utara 2017 juga mengalami devisit ternyata membengkak mencapai Rp 192 miliar lebih.

Alhasil, sejumlah program pembangunan  untuk kemaslahatan masyarakat yang tersebar di 27 kecamatan harus gigit jari atawa tertunda pada APBK 2018 ini.

Terlepas dari kucuran dana APBN saat itu yang juga dikurangi buat Kabupaten Aceh Utara. Baik di Otsus maupun DAU.

Yang pasti, ingin mendapatkan WTP seperti empat kabupaten lain di Aceh tahun 2018 ini, seperti pungguk merindukan bulan.

Itu lah Aceh Utara, dimana masuk katagori masyarakatnya terbanyak miskin dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh.  Aceh24.com

 

Foto : Salah satu rumah masyarakat miskin di pedalaman Aceh Utara, Aceh 24.com 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: