AcehBerita FotoNusantara

Menderita 4,5 Tahun tak Dapat Perhatian Pemda

 

Foto : Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf menjenguk Suhati (39) istri seorang petani upahan di Gampong Cot Lambideng, kecamatan Sawang menderit kaki membesar sejak 4,5 tahun lalu. Keluarga korban menyebutkan selama ini tidak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat. Foto Aceh24/ist

Menderita 4,5 Tahun tak Dapat Perhatian Pemda

ACEH UTARA- Sudah miskin, sakit pula. Mau berobat hutang sana – hutang sini. Setidaknya itulah nasib tragis yang dialami keluarga Hasan Basri (41) warga Gampong Cot Lambideng, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

Kenapa tidak ? Istri tercinta Suhati (39) sudah 4,5 tahun menderita kaki membesar. Disebut-sebut infeksi tulang. Terbaring lesu di atas dipan beralas tikar lusuh. Sementara sang suami hanyalah buruh biasa.

Pihak keluarga mengaku tidak pernah mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Khususnya Dinas Kesehatan. Kalau pun ada mereka berobat ke RSU Cut Mutia, Lhokseumawe, pihak media menyebutkan istri hasan Basri harus dioperasi.

Uang tak punya. Untuk mendatangi RSU saja, mereka mengakui harus pinjam uang sama tetangga. Akhirnya, kembali lagi ke gubuk beratap rumbia berdinding tepas yang telah lobang-lobang.

Syukurnya, masa 4,5 tahun menderita, ada angin semilir memasuki pintu gubuk Suhati. Inilah, Rabu (4/10) menjelang siang, Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf yang baru sekitar 2 bulan dilantik oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf,

Dari bincang sana-sini, terungkap awalnya istri Hasan Basri saat berada di kota berjuluk kota hujan, Bogor, pernah jatuh dan sempat di urut sama dukun.

Namun, lama kelamaan kaki bagian kiri semangkin nyeri dan membesar. Tak tahan melihat istri menderita, Hasan pun kembali ke negeri yang pernah dijuluk Kota Petro Dolar.

Mencari nafkah sebagai petani upahan tak menjadi halangan untuk menghidupkan tiga anaknya, Seorang duduk di SMP dan Nafa Sabina tingkat  SD. Sementara M Maulidi (4).

Ironisnya, kepada sejumlah wartawan yang datang bersama Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf, suami Suhati mengaku tak pernah mendapat bantuan dari pemerintah. Ya, termasuk kabupaten yang kini mengalami defisit anggaran mencapai Rp 225 miliar.

Kehadiran Fauzi Yusuf, Rabu siang membawa berkah bagi Hasan Basri. Seperti kata pepatah “Pucuk Dicinta Ulam Tiba” orang nomor dua di pemerintahan memeiliki 852 gampong (desa-red) bersedia menanggulangi biaya pengobatan Suhati.

Tentu saja, setelah mendapat rujukan dari RSU Cut Mutia, untuk di bawa ke RSU Zainal Abidin di Banda Aceh. Semoga .

 

Foto : Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf menjenguk Suhati (39) istri seorang petani upahan di Gampong Cot Lambideng, kecamatan Sawang menderit kaki membesar sejak 4,5 tahun lalu. Keluarga korban menyebutkan selama ini tidak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat. Foto Aceh24/ist

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: