Mantan Kadis Perkebunan dan Hutan Bersama 3 Tersangka Ditahan

0
245

LHOKSEUMAWE-AR mantan Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan, Kabupaten Bener Meriah, bersama tiga tersangka lain terjerat kasus korupsi Rp 16,5 miliar pengadaan hama  tanaman kopi , Kamis (10/10)  masuk Rutan kelas II Bener Meriah.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bener Meriah, Rahmat Azhar,SH,MH didampingi Kasi Pidsus,  Atmariadi serta  Kasi Penuntutan Kejati Aceh,  Umar Asegap menyebutkan mantan kadis dan tiga tersangka akan ditahan dirutan kelas II Bener Meriah.

Selain itu, pihaknya juga juga telah menerima berkas dokumen asset kepemilikan tanah milik AR yang berlokasi di Aceh Tangah serta uang pengembalian senilai Rp 2,3 milyar dan uang kontan sebesar Rp 7,6 juta.  

Dijelaskan kasus pengadaan penangkap hama tanaman kopi tersebut merupakan kasus korupsi yang memiliki kerugian terbesar yang mencapai 16,5 milyar dan  ditangani  di Bener Meriah.

Rahmat menambahkan, ini merupakan pertamakalinya Rutan Kelas II Bener Meriah, sejak berdiri  dihuni oleh pejabat setingkat kepala dinas. “ Sebelumnya hanya setingkat kepala kampung. 

Penahanan AR selaku Kuasa Penguna Anggaran (KPA) sementara T  berperan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan MU merupakan rekanan serta TJ, selaku rekanan yang menerima subkontrak.

Lebih lanjut dikatakan,  berkas sudah P21 dan kempat tersangka akan segera menjalani persidangan di pengadilan Tipikor Banda Aceh. Aceh24.com

Foto : Mantan Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Bener Meriah AR bersama tiga tersangka lainnya digelandang  ke Rutan Kelas II B Bener Meriah Kamis sore (10/10). Istimewa

loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.