AcehBerita FotoNusantara

Mahasiswa : Jangan Perkosa Demokrasi

aksi mahasiswa, Rabu sore (11/4) di Lhokseumawe

Mahasiswa : Jangan Perkosa Demokrasi

 

LHOKSEUMAWE-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat (SMuR) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis, BEM Fisip,BEM FT, LMND menggelar aksi damai dengan mengecam kriminalisasi terhadap rakyat, terkait UU MD 3, Rabu sore (11/4).

Diawali orasi pintu masuk kawasan Kota Lhokseumawe (Tugu Selamat Datang) Kuta Blang, hingga berjalan kaki mengitari Taman Riyadah, dan berakhir di plataran Mesjid Islamic Centre, pukul 17.30 WIB.

Mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian, peserta yel-yel menyebutkan demokrasi di Indonesia kembvali terancam. Kenapa tidak ? Menurut mereka menyusul akan berlangsungnya pembahasan Rancangan KUHP dan telah disahkan revisi UU MD3 oleh DPR RI.

Permintaan lain dari peserta aksi adalah BBM naik Rakyat tidak tahu, Kemunduran demokrasi,prostitusi online dan penista agama oleh Sukmawati.

Sebelumnya, tiga mahasiswa memanfaatkan topeng di wajah mirip petinggi negeri ini.

Hingga kegiatan berakhir, situasi aman walaupun sempat terjadi kemacetan saat orasi sambil berjalan.

Diakhir orasi mereka menyebutkan, Diam tertindas atau bangkit Melawan. Sebab, mundur adalah penghianatan. Tak itu saja. Rakyat Bersatu tak Bisa Dikalahkan. Itulah motto.

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: