AcehBerita FotoNusantara

Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas, Galang Koin Korban Malpraktek

Poster Tuntut Keadilan, Korban Malpraktek. Moment inilah Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas melalui penggalangan coin. Ist

Mahasiswa Gelar Aksi Damai, Penggalangan Koin Korban Malpraktek

LHOKSEUMAWE-Mahasiswa Aceh Utara dan Lhokseumawe, bersama sejumlah Ormas dan OKP, besok (Rabu 18/10) bakal menggelar aksi solidaritas damai dalam rangka penggalangan koin yang diperuntukkan kepada korban malpraket.

Demikian Aceh24.com, terima informasi dari Ketua BEM Unimal Muslem Hamidi, Selasa malam (17/10).

“Benar, besok kita dari lintas ormawa,okp dan ketua organisasi mahasiswa di Lhokseumawe dan Aceh Utara, gelar aksi solidaritas damai,” kata Mulem.

Kegiatan itu, ujar calon intelektual ini,  berbentuk teatrikal dengan tujuan penggalangan dana buat Badriah Daud. “Ya, korban Malpraktek RS PT Arun, yang sampai hari ini kasusnya belum mendapat keadilan,” papar ketua BEM Unima dengan jelas.

Aksi penggalangan coin dimulai pukul 09.00 WIB, dengan mengambil tempat kumpul pelataran Mesjid Islamic Center, Kota Lhokseumawe.

                                     Sejuta kali turun aksi bagiku suatu langkah pasti

                                                          ” Hidup Mahasiswa “

 Sekedar mengingatkan, sebelumnya BEM Unimal Aceh Utara, mendesak agar korban mal praktek, Badriah Daud (57), warga Geulumpang Sulu Timur, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, ditangani secara serius. Sebab wanita miskin yang mengalami salah transfusi darah ini masih terbaring tak berdaya dirumahnya.

“ Kasus yang menimpa korban Badriah, sudah hampir dua tahun belum selesai. Kita berharap agar kasus ini bisa cepat selesai dan jangan sampai kasus ini di tutup sebelum korban mendapatkan keadilan,” terang Muslem Hamidi, Ketua BEM Unimal, kepada Aceh24 beberapa hari lalu.

Dikatakannya, kejadian ini bermula ketika korban pada 29 Februari 2016, dirawat di RS Arun karena penyakit Diabetes Mellitus. Kemudian pada 3 Maret dilakukan tranfusi darah dengan golongan darah “B” dan saat proses tranfusi darah berlangsung Badriah langsung kejang-kejang serta besoknya mengalami mual-mual dan muntah. Pada 8 Maret Badriah kembali kejang-kejang dan pihak keluarga membawa kembali ke RS PT. Arun, karena kondisi yang sangat lemah kemudian dirawat di ruang kondesat dan esoknya dirawat di ruang ICU.

“ Malamnya  petugas medis memberitahukan ke keluarga bahwa Badriah akan kembali dilakukan transfusi darah, pada saat inilah keluarga merasa ada kejanggalan karena golongan darah yang di transfusikan adalah golongan darah “O”,” jelasnya.

 Teks Foto :

Korban Mal Praktek : Badriah Daud (57), warga Geulumpang Sulu Timur, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, mencari keadilan sebagai salah seorang korban malpraktek.Aceh24.com/ ist

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: