AcehBerita FotoNusantara

Liburan Lebaran Wisata Gunung Salak, Laka Lantas Menurun


Foto : Antrian kenderaan pribadi di persimpangan pasar Banda Baro, yang baru saja menikmati keindahan lokasi wisata Gunung Salak, Aceh Utara, liburan lebaran 1439 H. Aceh24.com

# Seorang Meninggal

LHOKSEUMAWE-H+5 libur lebaran Idul Fitri 1439 H, peristiwa laka lantas di jajaran Polres Lhokseumawe, dilaporkan menurun.  Hanya saja, kemacetan masih sempat terjadi di beberapa titik lokasi secara terpisah.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta didampingi Kasat Lantas AKP Yasnil Akbar Nasution kepada Aceh24.com membenarkan penurunan laka lantas di wilayah hukumnya.

Penurunan angka terjadi kecelakaan , tentu sangat disyukuri. Terutama kawasan wisata Gunung Salak, Kabupaten Aceh Utara, yang memiliki  jalan berliku dan tanjakan yang sangat menguras tenaga kenderaan roda dua,empat maupun lebih.

Kendati demikian, pantauan Aceh24.com, sejumlah kenderaan ada juga yang mengalami kain klos mobil pribadi yang habis. Sehingga tak mampu kembali berjalan.  Alhamdulilah, mobil tidak mengalami mundur karena rem tangan masih berjalan dengan baik.

“Habis pak kain klosnya. Jadi dimana kita minta tolong tarik mobil saya,” ujar seorang pemilik mobil Avanza hitam  yang membawa keluarganya wisata ketika mengalami itu di kawasan KM 37.

Tak luput pula beberapa pemilik kenderaan roda dua jenis metik yang harus mengalami nasib serupa. “Mesinnya hidup pak. Tapi, ngak mau jalan nih,” kata Lukman warga Lhoksukon yang ingin berwisata ke Bener Meriah dan kota sejuk Takengon.

 

Laka Lantas Menurun

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta mengatakan jumlah laka lantas hingga H +5 terjadi tiga kali.

Seorang meninggal, dua mengalami luka berat dan empat luka ringan. Kerugian materil sekitar Rp 6.500.000.-

Sementara itu, laka lantas di kawasan wisata Gunung Salak, kata Kasat Lantas AKP Yasni Akbar, nihil.

Pantauan Aceh24.com, pos mudik jajaran Polres Lhokseumawe, berada persis di kaki Gunung Salak. Selebihnya di Km 42 juga ada pos mudik yang dipersiapkan Polres Bener Meriah.

Ditempat terpisah, antrian kenderaan balik menuju Lhokseumawe, Bireuen dan Lhoksukon, terjadi di simpang empat kawasan Kecamatan Banda Baro. Terlebih lagi, daerah itu, banyaknya yang jualan dan pertemuan arah kenderaan dari  wilayah barat menuju timur dan sebaliknya.

Kemacetan Itu ditambah lagi karena kenderaan dari persimpangan KKA menuju lokasi wisata Gunung Salak, Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah.  Kendati demikian, berkat kesadaran pengemudi yang tidak mengambil lajur salah, kenderaan masih dapat berjalan normal.

Longsor

Mengantisipasi beberapa titik jalan menyempit akibat longsor tergerus air hujan, beberapa pemuda kawasan  Gunung Salak mencoba mengatur lajur untuk mengantisipasi kemacetan. Satu persatu kenderaan melalui jalan di Km 32.

Bagi pengguna jalan pun memberikan bantuan ala kadarnya bagi mereka. “Ada yang kasih dua ribu. Dan, ada lima ribu. Ikhlas aja bang,” kata salah seorang warga setempat yang enggan ditulis namannya. Aceh24.com

 

Foto : Antrian kenderaan pribadi di persimpangan pasar Banda Baro, yang baru saja menikmati keindahan lokasi wisata Gunung Salak, Aceh Utara, liburan lebaran 1439 H.  Aceh24.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: