AcehBerita FotoNusantara

Lagi,Geuchik Bimtek ke Yogya

ilustrasi, Bimtek Geuchik ke Yogya hamburkan uang pemberdayaan ekonomi masyarakat desa

# SK Bupati Aceh Utara, Dianggap Angin Lalu

LHOKSUKON-Sejumlah Geuchik (Kepala Desa-red) kembali nikmati uang rakyat gampong ‘plesiran’ berbalut Bimtek ke Yogyakarta, Informasi diterima Aceh24.com, Rabu (12/9) keberangkatan dijadwalkan, malam Senin mendatang.

Ironisnya, Bimtek ke luar Provinsi Aceh, sudah keluar SK Bupati Aceh Utara, untuk tidak dilakukan lagi. Berangkatnya geuchik tidaklah sendiri. Tetapi ditemani sampai dua orang lagi perangkat gampong. Dana yang dihabiskan kisaran Rp 30 juta sampai Rp 33 juta per gampong untuk sekali terbang ke kota pelajar Yogyakarta.

Keberangkatan geuchik ke Yogyakarta untuk bimtek ini adalah merupakan yang kedua kali setelah tahun 2017 lalu.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat  dan Keluarga Sejahtera, Aceh Utara, Mawardi yang dikonfirmasi Aceh24.com, tak mengelak kalau geuchik kembali bimtek ke Yogya. Hanya saja, Mawardi terkesan menutupi jumlah geuchik yang diperkirakan terbang dari Bandara Kuala Namu, Medan menuju Yogyakarta ada berapa orang.

“Memang ada geuchik ke Yogya untuk bimtek. Tapi jumlahnya tidak ingat,” kata Mawardi.

Disinggung terkait SK Bupati geuchik untuk tidak Bimtek keluar daerah, Mawardi sedikit gamang menjawab. Namun, akhirnya berdalih itu peraturan untuk dana gampong  tahun 2019 mendatang.

“Kalau soal sk bupati itu, untuk tahun 2019 mendatang. Kan, sudah banyak geuchik yang laksanakan bimtek. Jadi, kali ini geuchik ke Yogya,” ujarnya.

Nah, bukankah sk larangan bupati kalau bimtek keluar daerah berlaku tahun 2018 ini ? Begitu pula kalau BPMKS melanggar larangan dari isi SK Bupati Aceh Utara, karena ‘nekat’ dengan menganggap angin lalu sk bupati sehingga  mengeluarkan SPT (Surat Perintah Tugas) ?

“Secara aturan harus saya memang yang tandatangan SPT,” pungkas Mawardi. Aceh24.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: