Lagi Pemkab Aceh Utara Anggarkan Beli Mobil Capai Rp 2 Miliar Dikritisi

0
20
Koordinator GerTaK, kritisi pembelian mobil Bupati Aceh Utara dan Wakil Bupati mencapai Rp 2 miliar di APBD 2019. ist

LHOKSEUMAWE-Pengusulan kembali pembelian mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara pada ABPD 2019 mencapai Rp 2 miliar, mendapat tanggapan dari GerTaK (Gerakan Transparansi Keadilan).

“Kita menilai ini bentuk tidak pedulinya Pemerintah Aceh Utara terhadap kondisi masyarakat di gampong-gampong. Setiap tahunnya anggaran untuk pembelian mobil ini selalu dimasukkan meskipun sebelumnya sempat ditunda karena sudah kita kritisi,” kata Koordinator GerTaK, Muslem Hamidi dalam keterangan pers yang diterima, Jum’at (5/4).

Menurut mantan Ketua BEM Unimal ini, seharusnya Pemerintah Aceh Utara lebih memprioritaskan anggaran tahun ini untuk kewajiban yang lain.  “Masih banyak kewajiban-kewajiban yang mesti dibayarkan seperti dana ADG yang sejak tahun 2017 belum dicairkan,” ungkap Muslem.

Dijelaskan, dana ADG seperti dana majelis taklim, upah geuchik dan dana kegiatan kepemudaan di Aceh Utara sejak tahun 2017 sampai saat ini belum cair. “Tapi malah Pemerintah Aceh Utara mengalokasikan anggaran untuk pengadaan mobil dinas Bupati dan wakil Bupati Aceh Utara,” ujarnya.

Bukankah, ulang Muslem seharusnya kewajiban dana ADG itu sudah harus dibayar kan tahun 2018 kemarin tapi tidak jadi dibayar juga. “Kita mempertanyakan ini.

Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara harus lebih realistis dalam mengalokasikan anggaran daerah untuk memperhatikan kepentingan masyarakat,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya berharap agar elemen sipil lainnya bergerak, karena selama ini kita melihat bupati dan wakil bupati sangat berambisi sekali untuk membeli kendaraan dinas baru. Bukan Tidak boleh, tapi harus lebih realistis, utamakan dulu kewajiban dan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan. (ung)

 

loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.