28.3 C
Aceh
30 Oktober 2020
Aceh24
Nusantara

Kudus Longsor. Waspada Pergerakan Tanah

Longsor di Kudus, Jawa Tengah. Dua Warga Korban, Senin (12/10). BNPB

LHOKSEUMAWE-Dua warga menjadi korban saat longsor terjadi di Dukuh Keben, Desa Soco, Kecamatan dawe, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah, Senin (12/10).  Peristiwa alam itu berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB.

Sementara  BNPB dalam siaran pers yang diterima mengingatkan bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi bencana dan para pengguna jalan agar lebih waspada terhadap longsor susulan terutama pada saat hujan turun dalam waktu lama.

Dalam dua bulan terakhir, PVMBG  telah mencatat adanya peristiwa gerakan tanah mulai dari Kabupaten Tabanan di Bali pada Sabtu (10/10), Kabupaten Aceh Jaya di Aceh pada Sabtu (10/10) pukul 10.30 WIB, Kabupaten Tasikmalaya di Jawa Barat pada Sabtu (10/10) pukul 01.00 WIB, Kabupaten Mamasa di Sulawesi Barat pada Kamis (8/10) pukul 18.30 WITA dan Kabupaten Sinjai di Sulawesi Selatan pada Jumat (9/10) pukul 04.00 WITA.

Longsor yang terjadi di Kudus, menurut laporan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, bencana tersebut memakan dua korban jiwa berusia 19 tahun dan 20 tahun dengan jenis kelamin laki-laki.

Adapun kronologi kejadian yang berhasil dihimpun, sebelumnya terdapat empat pekerja yang sedang membuat pondasi terasiring.

Sebelum kejadian, salah satu pekerja sempat merasakan adanya getaran tanah dari bagian atas. Selang beberapa saat akhirnya terjadi longsoran tanah dari ketinggian kurang lebih 10 meter.

Pada saat peristiwa tersebut terjadi, dua korban tidak sempat menyelamatkan diri dan tertimbun material longsoran sedalam dua meter.

Petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Kudus, Relawan FRPB, TNI, Polri, PMI bersama masyarakat sekitar berhasil mengevakuasi kedua korban pada pukul 11.30 WIB.

Selanjutnya, kedua korban diantarkan ke rumah duka dan dilakukan autopsi.

Demikian siaran pers dari  Dr. Raditya Jati Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB 

                                     *Waspada Gerakan Tanah

Sebelumnya Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengeluarkan rilis terkait fenomena gerakan tanah yang terjadi pada bulan September dan Oktober 2020.

Menurut PVMBG, potensi pergerakan tanah sebelumnya banyak terjadi di wilayah timur Indonesia dan mulai meluas ke sejumlah wilayah di Indonesia seperti sepanjang Pulau Sumatera di bagian barat dari Aceh hingga Lampung, Jawa, Kalimantan Barat di bagian timur, Kalimantan Tengah bagian tengah, Kalimantan Timur bagian tengah dan Kalimantan Utara.

Menurut analisa sementara, terjadinya gerakan tanah tersebut dipicu oleh sejumlah faktor seperti lereng yang curam, terdapat retakan di atas bukit tanah pelapukan yang tebal dan labil, adanya saluran drainase yang kurang baik dan terjadinya hujan lebat sebelum dan saat terjadi gerakan tanah.

Yang lebih penting, pemerintah daerah diminta agar meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai daerah rawan longsor dengan memasang rambu-rambu peringatan sebagai upaya mitigasi bencana gerakan tanah.

Selanjutnya, bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi bencana dan para pengguna jalan agar lebih waspada terhadap longsor susulan terutama pada saat hujan turun dalam waktu lama.

Foto : Longsor di Kudus, Jawa Tengah. Dua pekerja membuat terasiring menjadi korban. Ist

Related posts

Yamaha Salur Kreatifitas Anak Menggambar dan Launching Lexi

Redaksi Aceh24

Bupati : Dapat WTP Aneh

Redaksi Aceh24

Bupati Bener Meriah Diciduk KPK Usai Ikut Rapat Partai

Redaksi Aceh24