Korban Meninggal Akibat Longsor Bertambah

0
27
Foto : Kondisi longsor di Dusun Garehong, Sukabumi. Seorang bayi ditemukan meninggal akibat longsor, (31/12). BNPB Sutopo

LHOKSEUMAWE-Korban meninggal akibat longsor di Dusun Garehong, Desa Sirnaresmi, Cisolok, Sukabumi,Jawa Barat bertambah. Hingga Selasa siang (1/1) dilaporkan 9 orang meninggal.

Kepala Pusat Data Informasi BNPB Dr Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima Aceh24.com, Selasa siang (1/1) mengungkap 32 kepala keluarga (107 jiwa) terdampak longsor dan berhasil diselamatkan 60 jiwa.

“34 orang belum diketahui dan masih dalam pencarian,” kata Sutopo.

Tim SAR gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, SKPD, relawan dan masyarakat masih terus melakukan pencarian terhadap 34 orang korban yang diduga masih tertimbun longsor.

Pencarian masih dilakukan secara manual karena alat berat sulit didatangkan di lokasi bencana. Tiga alat berat sudah disiapkan namun masih sulit didatangkan ke lokasi karena akses jalan yang sempit, berbukit dan medannya berat.

Bantuan terus berdatangan tapi terhambat oleh banyaknya masyarakat yang melihat bencana. Wisata bencana seperti ini selalu terjadi di saat bencana. Masyarakat berdatangan ingin melihat lokasi bencana. Ada juga ingin menengok dan membantu kerabat yang terkena bencana. Kondisi jalan yang sempit menyebabkan bantuan, baik personil SAR, logistik, ambulan dan sebagainya terhambat kemacetan. Hal ini juga terjadi saat penanganan bencana seperti tsunami di Pandeglang dan Serang, longsor Banjarnegera, longsor Brebes, jebolnya Situ Gintung dan sebagainya.

Longsor susulan masih terjadi meski intensitasnya kecil. Kondisi tanah juga rapuh, terurai dan berlumpur akibat hujan menyebabkan kesulitan tim SAR mencari korban.

BPBD Kabupaten Sukabumi, BPBD Provinsi Jawa Barat, Dinas Sosial,  Dinas Kesehatan dan relawan memberikan bantuan logistik dan pelayanan kesehatan. Aceh24.com

loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.