AcehBerita FotoNusantara

Korban Banjir, Terima Bantuan Dandim Aceh Utara

Foto : Dandim Aceh Utara, Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto menyerahkan bantuan kepada korban banjir yang langsung diterima geuchik Abdullah. Istimewa

Korban Banjir, Terima Bantuan Dandim Aceh Utara.

LHOKSEUMAWE-Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto beserta rombongan menyusuri daerah perkampungan seraya menyalurkan bantuan kepada Korban banjir di pedalaman Kecamatan Pirak Timur, Aceh Utara. Sabtu (6/1).

Kepada Aceh24.com, Letkol Fadjar mengatakan sejak hari pertama terjadi bencana alam banjir, pihaknya sudah langsung berkordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan berbagai upaya termasuk menyalurkan bantuan darurat berupa bahan pokok seperti beras, mie instant, air mineral dan telur kepada para korban banjir.

Tak itu saja, menurut dandim,  selain menyalurkan bantuan bahan pokok untuk para korban banjir, pihaknya juga menerjunkan tiga perahu karet untuk keperluan evakuasi korban banjir di Matang Kuli dan Pirak Timur.

Lebih lanjut dikatakan, untuk membantu para korban banjir,  Kodim, Polres dan BPBD Aceh Utara terus berkordinasi baik untuk penanganan evakuasi, pengungsian dan posko darurat maupun pendirian dapur umum guna memenuhi kebutuhan korban pengungsi banjir.

“Semoga dengan di bangunnya waduk Krueng Keureto, ke depan tidak terjadi banjir yang parah seperti saat ini,” pungkas perwira menengah di jajaran TNI ini.

Babinsa dan Masyarakat Bersihkan Sampah

Sementara itu, masih dihari yang sama, puluhan Babinsa Koramil 15/Matang Kuli Jajaran Kodim 0103/Aceh Utara bersama masyarakat bergotong royong membersihkan sampah dan ranting pohon pada saluran air.

Pembersihan pun dilakukan disaluran air yang menghubungkan sembilan desa di Kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara. Sabtu (6/1). Demikian diperoleh informasi Aceh24.com

Beco milik Kodim 0103 Aceh Utara dikerahkan membersihkan saluran air selain para personil babinsa dan masyarakat memanfaatkan parang.

Menurut Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto melalui Danramil 15/Matang Kuli Lettu Inf Nasrudin mengatakan bahwa saluran air tersebut tersumbat oleh tumpukan sampah yang berasal dari ranting pohon dan juga tumbuhnya pohon liar di pinggir saluran tersebut sehingga mengakibatkan arus air tidak lancar.

“Dengan pembersihan ini diharapkan air mengalir dengan lancar sehingga meminimalisir terjadinya banjir di daerah itu,” ujarnya.

Adapun ke sembilan desa yang terhubung oleh saluran itu yaitu Desa Rayeuk Matangkuli, Desa Tempok Perlak, Desa Glang Glong, Desa Ude, Desa Blang, Desa Rayek Glangglong, Desa Jeumpa Gel VII Desa Punti Gel VII dan Desa Gampong Gel VII.

Sementara itu Geuchik (Kepala Desa) Rayeuk Matang Kuli, Rusli mengucapkan terima kasih kepada Babinsa Koramil Matang Kuli yang telah bergotong royong bersama masyarakat membersihakan saluran air ini semoga dengan dibersihkanya saluran air ini, air yang menggenangi pemukiman dan persawahan masyarakat segera surut.

Sebelumnya, kepala BPBD Aceh Utara, Munawar kepada Aceh24.com, dalam satu kesempatan menyebutkan akibat banjir melanda sebagaian Aceh Utara, setidaknya 18 ribu jiwa telah mengungsi.

Foto : Dandim Aceh Utara, Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto menyerahkan bantuan kepada korban banjir yang langsung diterima geuchik Abdullah. Istimewa

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: