AcehBerita FotoNusantara

Keturunan Raja di Aceh, Zikir dan Doa Bersama

Meseum Rumah Tujuh Ruang, Raja Linge, Kecamatan Linge, Aceh Tengah. Aceh24.com

KUTA RAJA-Minggu (6/5-2018) kemarin, adahal yang sedikit terlihat berbeda di Gampong Jawa, Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh. Kenapa tidak ?  Pasalnya, para keturunanan raja-raja di Aceh pada zaman baholak, pada berkumpul di bekas Istana Darul Makmur.

Maksudnya ? Berzikir dan doa bersama buat arwah Sultan, Raja, Ulama, Habib dan secara umum masyarakat di Provinsi Aceh.

Ritual itu diinformasikan pada hadir keturunan Raja yang ada di Aceh, seperti Kerajaan Taming, Singkil dan Kerajaan Meurhom Dayah.

“Keturunan Raja di Aceh, hari ini hadir untuk zikir dan doa bersama,” Teuku Raja Saifullah dari Kerajaan Meureuhom Daya, Kabupaten Aceh Jaya.

Menurut dia, keturunan Raja di Aceh, sudah menjadikan zikir dan doa bersama di bekas Istana Kerajaan Darul Makmur, agenda  tahunan.

Doa dan zikir pun dipimpin langsung seorang ulama kharismatik Aceh Besar, Abi Lampinsang.

                                                      Raja Linge

Sementara ditempat terpisah, seorang warga Linge yang dihubungi Aceh24.com, Minggu mengaku tidak tahu ada agenda pertemuan keturunan Raja-Raja Aceh, menggelar zikir dan doa untuk para arwah, sultan,raja dan ulama.

Tak itu saja, sumber yang enggan disebutkan jati diri itu pun mengaku kalau dari keturunan Raja Linge, besar kemungkinan tidak ada yang datang pada agenda itu. “Tidak tahu kami acara itu. Apalagi kan saat ini banyak sekali yang mengaku keturunan raja,” pungkasnya. Aceh24.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: