Kenduri Wirid, Korban Keracunan Bertambah

0
58

# Termasuk 4 Ibu Hamil

BENER MERIAH-Jumlah korban kenduri wirid bulanan hingga Minggu malam ini diinformasikan bertambah menjadi 82 0rang dari sebelumnya dilaporkan 45 orang.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Fahmi Irwan melalui Kapolsek Wih Pesam, Ipda M Nasir yang dihubungi Aceh24.com, pukul 19.35 WIB, membenarkan korban bertambah.

“Iya benar. Saat ini saya masih berada di Puskesmas  Pante Raya. Ada 62 orang. Dan, juga kita lagi cek di Muyang Kute. Karena ada yang juga dibawa kesana.,” ungkap kapolsek.

Sementara itu, secara terpisah informasi korban bertambah mendekati angka 90 an orang. Karena sebagian ada yang dibawa ke RSU.

Kepala DinasKesehatan Kabupaten Bener Meriah, Iswahyudi, M.Kes membenarkan kalau di RSU Muyang Kute, ada sebanyak 23 orang,” kata kadis.

Lebih lanjut disebutkan, diantara korban diantaranya ada empat ibu-ibu hamil. Dan, dikhawatirkan membahayakan kandungannya. “Kita berharap ibu hamil tak perlu panic. Sehingga tidak berpegaruh terhadap janin,” kata Iswahyudi.

Ditambahkan, pihaknya juga sudah mengambil semple makanan berupa mie, ongol-ongol dan agar-agar untuk dikirim ke BPOM Banda Aceh.

Sekedar mengingatkan, kejadian serupa di Kabupaten Bener Meriah, sudah tiga kali terjadi. Selanjutnya, kepada masyarakat yang ikut membuat acara alangkah baikknya terlebih dahulu melibatkan pihak dinas kesehatan untuk melakukan pengawasan pada makanan sehingga tidak menimbulkan efek keracunan.

Seperti pemberitaan sebelumnya, diduga keracunan 45 orang peserta wirid bulanan di Dusun Maju, Kampung Simpang Antara, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Minggu (1/9).

Korban mulai terlihat keracunan, Sabtu petang berawal dari kegiatan wirid bulanan di rumah warga inisial Jld.

“Masyarakat ikut wirid bulanan baru merasa gejala pusing, perut mulas, muntah dan demam tinggi sekitar pukul 02.00 WIB Minggu dinihari,” kata Kapolsek Wih Pesam, Ipda M Nasir, Minggu sore.

Dijelaskan, wirid bulanan berlangsung makan bersama dengan juru masak adalah masyarakat sendiri dan pemilik rumah.

Awal masyarakat terindikasi keracunan, ungkap kapolsek adalah seorang warga bernama Linda Suryani. Ianya terpaksa dibawa ke Puskesmas Pante Raya.

“Selanjutnya sekira pukul 08.45 wib masyarakat yang mengalami keracunan makanan mulai dibawa ke puskesmas Pante Raya guna di lakukan perawata,”papar M Nasir.

Dikatakan, paling tidak ada sekitar 45 orang mengalami keracunan terdiri dari ibu-ibu, beberapa suami yang ikut dan anak-anak. “Pihak pelaksana wirid menyediakan berupa makanan Mie Sop, kerupuk, kue ongol-ongol, agar-agar dan teh manis,” ujarnya. Aceh24.com

loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.