AcehBerita FotoNusantara

Kejati Aceh Perlu Supervisi KPK Soal Dana Rp 650 Miliar

LHOKSEUMAWE-Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) Alfian, mengharapkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, perlu meminta supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kasus pengelolaan anggaran Rp 650 miliar.

“Yang saat ini masih full paket oleh Kejati Aceh, supervisi ini dengan tujuan adanya kepastian hukum oleh KPK sehingga kasus tersebut dapat titik terang,” kata Alfian, kepada Aceh24.com, Rabu (11/7).

Menurut pria kelahiran Samalanga ini,  alasan  kenapa Kejati perlu meminta supervisi KPK ? Pertama, uang sebesar 650 milyar di kelola oleh 11 SKPA dan menyebar hampir seluruh Kab/ Kota di Aceh.

Kedua, Kejati selama ini mengalami kendala yang serius dalam pengungkapan pengelolaan tersebut sehingga penting untuk mengandeng KPK.

Ketiga, ini menjadi momentum, dimana KPK lagi bersih- bersih Aceh.

Ke empat. Publik Aceh sudah lama bertanya tanya terhadap pengelolaan keuangan 650 milyar tersebut bagaimana kepastian hukumnya.

“Jadi kami merasa, Kejati Aceh untuk dapat menjadi perhatian dalam mememinta  supervisi ke KPK. MaTA sendiri juga telah meminta kepada KPK untuk bisa melakukan audit investigasi terhadap dana otsus sejak tahun 2008 sampai semester pertama di tahun 2018,” pungkas Alfian.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: