Kapolres Ingin Kurikulum Bahaya Narkoba di Dayah

Foto : Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian sangat berharap masuknya kurikulum bahaya narkoba kepada santri yang ada di dayah-dayah. Penegasan itu disampaikan saat acara halal bi halal dan silaturrahi 196 pimpinan dayah, ulama dengan Bupati Aceh Utara dan Forkopimda di Pendopo, Senin (24/6). Aceh24.com

# Musabaqah Kitab Kuning

LHOKSUKON-Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian sangat mendukung program pendidikan di dayah-dayah demi kemajuan santri. Selain itu, berharap agar Kadis Pendidikan Dayah dapat memasukkan kurikulum tentang bahayanya narkoba.

“ Kita sangat mendukung keberadaan dayah. Bahkan, kita pun ingin Kadis Pendidikan Dayah  dapat memasukkan kurikulum bahayanya narkoba. Kita siap mengisinya,” kata kapolres.

Penegasan itu disampaikan Ian Rizkian dalam silaturrahmi dan halal bi halal dengan 196 pimpinan dayah di Kabupaten Aceh Utara, yang berlangsung di pendopo bupati setempat, Senin (24/6).

Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib, Wakil Bupati Fauzi Yusuf, Dandim 0103 Aceh Utara, Letkol Agung Sukoco, ulama kharismatik Aceh Utara, Abu Paloh Gadeng, jajaran kepala dinas serta camat.

Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib menginginkan peran dan bimbingan para abu-abu, disamping do’a dan bergandeng tangan dalam program perbaikan akhlak, mulai dari anak-anak hingga orang tua..

Sebelumnya, mewakili pimpinan dayah se Aceh Utara, Tgk M Jafar dari Dayah Darul Huda, Langkahan, menginginkan dukungan TNI/Polri, BUMN/BUMD dan jajaran perguruan tinggi memberikan kesempatan kepada santri dayah untuk melanjutkan kiprahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara, Abdullah Hasbullah, S. Ag, M.S.M dalam sambutannya mengatakan saat ini jumlah santri ada 44.406 orang dengan didikan 4.164 guru yang tersebar di 196 dayah.

Lebih lanjut dikatakan, kedepan pihaknya akan mendesain program besar untuk pemberdayaan dayah sehingga dayah semakin dicintai dan diminati oleh masyarakat.

“Program Cinta Dayah. Yaitu program secara konfrehensif dalam semua stakeholder yang akan membantu sesuai tupoksinya. Berarti bukan hanya tugas pemerintah saja, namun pihak kampus, bumn/bumd, tni/polri, media dan lainnya juga memiliki peran,” pinta Abdullah Hasbullah.

Terlebih lagi dalam waktu dekat pihak dinas akan melaksanakan lomba membaca kitab kuning bagi santri se dayah di Aceh Utara. “Kami sangat menginginkan adanya peran serta pimpinan dayah untuk mengikut sertakan santrinya dalam lomba baca kitab kuning. Sehingga dalam jenjang perlombaan tingkat provinsi ada santri dari dayah Aceh Utara, meraih frestasi.   Aceh24.com

 

Foto : Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian sangat berharap masuknya kurikulum bahaya narkoba kepada santri yang ada di dayah-dayah. Penegasan itu disampaikan saat acara halal bi halal dan silaturrahi 196 pimpinan dayah, ulama dengan Bupati Aceh Utara dan Forkopimda di Pendopo, Senin (24/6). Aceh24.com

Facebook Comments
CATEGORIES
TAGS
Share This