AcehBerita FotoNusantara

Kantor Modus Aceh di Molotov


Foto : Polisi mengidentifikasi bom yang diduga Molotov menghajar Kantor Modus Aceh di Banda Aceh, yang beredar di Medsos, Sabtu subuh (30/6/2018).

BANDA ACEH-Aksi teror terhadap media kembali terjadi di Provinsi Aceh, Sabtu subuh (30/6/2018). Sebuah bom diduga jenis Molotov dilempar orang tak dikenal di Kantor Modus Aceh,co, jalan Teuku Iskandar, Beurawe,Kuta Alam,  Banda Aceh.

Molotov meledak persis di depan kantor Modus Aceh yang telah melanglang buana dengan usia 14 tahun itu. Bekas asap hitam letupan diduga Molotov masih tersisa.

Penanggungjawab/Pimpinan Redaksi,  Modus Aceh, Muhammad Saleh, saat di konfirmasi Aceh24.com, via whaatshap pagi ini atas musibah tersebut dan ikut prihatin kalangan wartawan di Lhokseumawe-Aceh Utara, mengucapkan dengan singkat menjawab terima kasih.

Info berkembang, polisi sudah memberikan garis police line di sekitar kantor Modus Aceh.

Begitu pun dengan Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol, Misbahul Munawar, belum berhasil di konfirmasi Aceh24.com. Nomor ponsel perwira menengah dengan tiga bunga melati di pundaknya ini, masih belum memberikan jawaban.

Sementara itu, dengan terjadinya aksi terror terhadap media Modus Aceh, telah menjadi perbincangan hangat kalangan wartawan di Lhokseumawe, Banda Aceh, Bireuen, Aceh Timur maupun Aceh Utara.

Berkembang terjadi peristiwa bom Molotov menghajar kantor Modus Aceh, disinyalir pemberitaan yang cukup gencar dilakukan media itu dalam beberapa bulan terakhir ini terhadap sosok seorang pemimpin di provinsi paling ujung barat nusantara ini.

Semoga kasus bom Molotov yang meneror media Modus Aceh, cepat terungkap – apa tujuannnya dan siapa actornya. Ini merupakan pekerjaan aparat kepolisian di Polda Aceh, sehari menjelang HUT Bhayangkara Ke 72. Ya 1 Juli 2018. Aceh24.com

 

Foto : Polisi mengidentifikasi bom yang diduga Molotov menghajar Kantor Modus Aceh di Banda Aceh, yang beredar di Medsos, Sabtu subuh (30/6/2018).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: