AcehBerita FotoNusantara

Kadis Cipta Karya Acut Bungkam. Warga Miskin tak Punya Kakus

Foto : Dampak banjir Aceh Utara, pengungsi kesulitan air bersih. Komunitas Wartawan Peduli Bencana (KWPB) Aceh, menyalurkan 5 ribu liter. Selain itu, warga miskin pun tak punya kakus atau wc. Foto diabadikan saat banjir Aceh Utara, warga memanfaatkan perahu.Aceh24.com

*Giliran Polwan Hibur Anak Pengungsi

LHOKSUKON-Sekitar 12 kepala keluarga (KK) warga korban banjir Aceh Utara, tak memiliki kakus atau wc. Menyingkapi hidup sehat, Geuchik Gampong Mampree, Kecamatan Syamtalira Aron, Tgk M Yusuf A Thaleb mengharapkan adanya bantuan kakus.

Sayangnya, dinas terkait bantuan kakus atau wc buat masyarakat di pedalaman gampong yaitu Cipta Karya, malah bungkam saat dikonfirmasi via telepon selular, Kamis siang (14/12).

“Itu warga saya yang miskin butuh kakus (wc-red) pak. Tolong bilang agar 12 kk warga saya punya kakus,” kata M Yusuf.

Menurut dia, kakus memang selama ini tidak dimiliki oleh warga di dusun pedalaman Gampong Mampre. Dengan adanya kakus bukankah, program hidup sehat hingga ke seluruh pelosok gampong dan tidak ada pilih kasih.

Lebih lanjut geuchik mengatakan getir hidup 12 kk warganya bukan hanya tak memiliki kakus. Tetapi juga sangat membutuhkan sumur yang memadai. Apalagi, sumber air yang ada telah terkontaminasi lumpur pasca banjir lalu.

Sementara itu, Kadis Cipta Karya, Ir Azmi memilih bungkam. Pejabat yang satu ini pun ‘dikenal’ kalau sangat takun dikonfirmasi. Terlebih lagi berkaitan dengan kinerja jajarannya.

Bahkan, saat di sms pun tak dibalas. Apa lagi di telepon sekira pukul 12.10 WIB, Azmi langsung menolak suara masuk.

Sekedar mengingatkan, sehari sebelumnya, Komunitas Wartawan Peduli Bencana (KWPB) Aceh, menyalurkan bantuan 5 ribu liter air bersih. Kepala BPBD Aceh Utara, Munawar tak mengetahui kalau masih ada pengungsi pasca banjir 2 Desember 2017 lalu.

“Saya memang sudah buat laporan kalau tak ada lagi pengungsi di Aceh Utara. Termasuk di Kecamatan Syamtalira Aron. Itu data hasil kita terima dari laporan camat langsung kalau sudah tidak ada lagi pengungsi,” ungkap Munawar saat menelepon Aceh24.com, Kamis pagi (14/12).

Ditempat terpisah,  Camat Syamtalira Aron, Hanif,  15 menit kemudian, menelepon kalau dirinya secara pasti tak tahu juga kalau ada warganya masih mengungsi dan membutuhkan air bersih.

“Saat ini juga kita akan ke lokasi meninjau ulang. Setahu saya, rumah mereka hanya banjir halamannya saja,” kata camat.

Pasca wartawan menggelar aksi sosial membantu pengungsi, justru Polisi Wanita (Polwan) Jajaran Polres Lhokseumawe, menggunjungi korban banjir di Dusun Matang Jurong, Gampong Mampre.

“Ya, ini lagi bersama anak-anak ibu polwan. Syukur dan terima kasih perhatian semuanya kepada warga saya,” kata Geuchik Mampree, M Yusuf A Thaleb kepada Aceh24.com, Kamis siang. Aceh24.com

 

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: