AcehBerita FotoNusantara

Kacang Tanah Panen, Petani Menjerit. Kenapa ?

Foto : Petani kacang tanah panen di kawasanGampong Lamkuta, Kuta Makmur, Aceh Utara. Harga kacang tanah dilaporkan mengalami penurunan sampai Rp 2.000/kg, akibat lbur panjang penghujung tahun 2017. Selain itu, mutu kacang rendah akbikat musim penghujan, Minggu (24/12). Istimewa.

BULOH BLANG ARA-Kalangan petani kacang di Gampong Lamkuta, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, panen. Sayangnya,  eh malah  petani menjerit karena hasil panen kacang tanah  tidak setimpal harganya saat ini di pasaran. Bukan hanya itu, mutu kacang pun rendah.

Demikian diperoleh informasi dari salah seorang petani setempat Tgk Abdullah, Minggu (24/12).

“Sudah mutu kacang rendah, harga kacang pun sangat murah sekilo sekarang. Turun sampai dua ribu rupiah,” kata Tgk Abdullah kepada Aceh24.com.

Menurut dia, musim penghujan salah satu penyebab mutu kacang tanah rendah. Sementara itu, sebelumnya harga kacang tanah sekilo Rp 8.000, tetapi sekarang saat ini harga di pasaran cuma Rp 6.000. “Jadi, tidak setimpal harganya dipenghujung tahun 2017 ini. Yang jelas kita mengalami kerugian,” tambah Tgk Abdullah yang didampingi sanak famili disela-sela memanen kacang.

Disinggung kenapa murah ? Tgk Abdullah menyebutkan bisa jadi kacang tanah yang biasa di kirim oleh toke-toke penampung ke Medan, Sumatera Utara, dalam suasana libur penghujung tahun. Sehingga pembeli sepi. Aceh24.com

Foto : Petani kacang tanah panen di kawasanGampong Lamkuta, Kuta Makmur, Aceh Utara. Harga kacang tanah dilaporkan mengalami penurunan sampai Rp 2.000/kg, akibat lbur panjang penghujung tahun 2017. Selain itu, mutu kacang rendah akbikat musim penghujan,  Minggu (24/12). Istimewa.

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: