AcehBerita FotoNusantara

Jangan Ada Titipan, Tes Ulang Tenaga Kontrak Aceh Utara

Tes Ulang Tenaga Kontrak Aceh Utara, Jangan Berlaku Titipan

LHOKSUKON-Wacana Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, menggelar tes ulang bagi 1.845 orang tenaga kontrak, mendapat tanggapan dari sejumlah pekerja di kabupaten yang sedang mengalami defisit sampai Rp 225 miliar.

Kenapa tidak ? Lukman nama samaran-menanggapi Aceh24.com merasa ajang tes hanya kamusflase belaka. “Itu nanti yang tetap diterima adalah yang punya deking atawa titipan,: katanya Jum’at (12/1).

Menurut dia, permainan titipan dan surat keramat, jelas akan menumpuk nantinya. “Kita, ingin bila tes ulang perlu keterbukaan dengan pemantau dari semua elemen independen. Baik itu kalangan polisi, jaksa,pejabat wewenang pemkab sendiri, lsm dan wartawan. Mereka harus terlibat,” tambah dia.

Hal senada disampaikan, sebut saja Ani. Kalau Ani, justru meminta bupati untuk tetap mengingat tenaga honor yang telah lebih lima tahun bekerja dengan jerih Rp 750 ribu sebulan. “jangan seperti kami, malah terkikis yang telah lama bekerja,” ujar perempuan ini kelahiran, Lhoksukon.

Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib, yang coba konfirmasi hingga pukul 11.05 WIB, belum berhasil memberiukan tanggapan dari harapan tenaga honer ini.

Namun, sebelumnya bupati yang disapa Cek Mad, mengakui bila tenaga kontrak akan di tes ulang

ulang.

“Untuk sementara tenaga kontrak   kita   test  kembali. Baru diperpanjang,” kata Bupati Muhammad Thaib menjawab Aceh24.com

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Suber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Utara, Syarifuddin, S.Sos, mengatakan saat ini jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Kabupaten Aceh Utara, ada 1.845 orang.

Sedangkan jumlah tenaga bakti murni yang tercacat di  BKPSDM sebanyak 1.957 orang.

Hanya saja, kapan tenaga kontrak dimaksud akan di tes ulang ? Syarifuddin belum dapat memastikan. “Mohon maaf, belum bisa saya jawab,” kata Syarifuddin melalui Whatsaap.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: