Ini Foto Hukum Cambuk Pertama di Aceh, Bakal Pindah Lapas

0
7
loading...
Foto : Hukum cambuk pertama di Aceh, yang berlangsung di plataran Mesjid Jamik, Bireuen, Jum’at 24 Juni 2005 yang disaksikan ribuan masyarakat termasuk anak-anak. Dok Rakyat Aceh/Idris Bendung
Hukum cambuk sudah berlangsung 13 tahun di Aceh. Awalnya 5 terdakwa maisir (Judi) di cambuk dari 25 orang yang tertangkap sepanjang bulan Februari 2005 lalu.  Eksekusi pun berlangsung di plataran Mesjid Jamik, Jalan Juli, Kabupaten Bireuen, Jum’at  24 Juni 2005.
Ribuan masyarakat memadati lokasi eksekusi terdakwa maisir. Tak lupa puluhan wartawan media cetak dan elektronik baik itu dalam negeri maupun manca negara ikut mengabadikannya.
Namun, tiba-tiba kembali heboh, pasca Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf menandatangani kesepakatan dengan Kanwilkemenkumham, Aceh,Yusfahruddin yang disaksikan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna L, Kamis (11/4) di Banda Aceh.
Alasan pindah ke lapas, salah satunya anak-anak ikut menyaksikan, publikasi yang dapat mempengaruhi investasi ke Aceh dan sebagainya lah.
Yang jelas, eksekusi cambuk dah pindah ke lapas. Lihat boleh, tapi ngak dibenarkan bawa kamera dan HP.
                                                           Salah minum obat
beredarnya informasi soal kepindahan ke Lapas, sejumlah warga menilai Pergub atau kerjasama dengan KanwilKemnkumham dinilai, gubernur salah minum obat. “Nah, sepertinya salah minum obat ini. Bukankah berlangsungnya hukum cambuk disaksikan masyarakat membuat efek jera untuk lainnya agar tidak melakukan pelanggaran syariat islam di Provinsi Aceh ini,” kata Jafar warga Cunda, Lhokseumawe, kepada Aceh24.com.
Foto : Hukum cambuk pertama di Aceh, yang berlangsung di plataran Mesjid Jamik, Bireuen, Jum’at 24 Juni 2005 yang disaksikan ribuan masyarakat termasuk anak-anak. Dok Rakyat Aceh/Idris Bendung
loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.