Ingin Hutang Rp 60 Miliar, Pejabat Aceh Utara Ramai ke Jakarta

0
188
Potret rumah warga Aceh Utara. Pemerintah setempat pun terbang ke Jakarta ingin hutang Rp 60 miliar dan minta ‘restu’ Mendagri. Aceh24.com

# Ilyas Pase, Malah Simpan Uang Rp 220 Miliar ke Jakarta ?

LHOKSUKON-Hanya rentang 1 X 24 jam setelah disetujui rame-rame antara DPRK dan pejabat Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, meminjam uang Rp 60 miliar ke lembaga perbankan, kini giliran ‘terbang’ ke Jakarta meminta persetujuan mendagri.

Nah siapa saja yang berangkat, Rabu malam itu ke ibukota Republik Indonesia. Sumber Aceh24.com menyebutkan dari pihak eksekutif ada Wakil Bupati Fauzi Yusuf (Sidom Peng), Kepala Bappeda Aceh Utara, Zulkifli dan Asisten Murthala. Tentu saja Kepala Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, M Nasir.

Sedangkan dipihak legislative Wakil Ketua Mulyadi CH, Mawardi, Zainuddin, Fauzan Hamzah dan Azwir (wakil sekretaris banggar).

Pihak eksekutif bergerak meninggalkan wilayah Pase, Rabu malam. Sedangkan wakil rakyat terhormat, Kamis siang tadi.

Sayangnya, T Nadirsyah, S.Sos selaku juru bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, yang berulang kali dikonfirnasi Aceh24.com, hingga malam ini pukul 22.10 WIB tidak memberikan jawaban.

Begitu pula dengan Wakil  Bupati Fauzi Yusuf, M Nasir. Terkesan semua ingin bungkam atau bergerak secara diam-diam. Bisa jadi  enggan diketahui public Aceh Utara  ‘malu’ pinjam uang sampai Rp 60 miliar sampai harus minta restu Jakarta.

 

                                          Simpan Rp 220 Miliar

Pasca wacana dan dilanjutkan dengan persetujuan peminjaman uang Rp 60 miliar yang dilakukan pemerintah Kabupaten Aceh Utara, terus menjadi pembicaraan hangat warga. Sampai-sampai di warung kopi pembahasan cukup mengalahkan panasnya kopi ulee kareng yang disuguh.

“Ka lom. Hutang Lom,” celoteh warga Krueng Geukueh, Kamis. Senada lainnya berlangsung di kawasan Krueng Tuan, Nisam Antara. Memalukan mau pinjam uang sampai persetujuan ke Jakarta. Sungguh miskin dan memalukan sekali daerah ini, ujar pemuda bertubuh gelap dalam bahasa daerah yang cukup kental sambil menikmati pisang goreng.

Namun sebelumnya, di Krueng Geukueh, nama mantan Bupati Aceh Utara, Ilyas Pase, kembali mencuat diperbincangan warga kedai kopi. Kenapaa tidak ?. Masa Ilyas Pase, Pemerintah Daerah Aceh Utara, sempat heboh atas deposito anggaran Rp 220 miliar ke Bank Mandiri, Jelembar, Jakarta. Walaupun ujung-ujungnya harus masuk ranah hukum.

 

Namun kini sebaliknya. Pemerintah Aceh Utara, ingin pinjam uang Rp 60 miliar. Duh, cukup sudah alasan seribu satu macam. Semoga masyarakat Aceh Utara, hidup sejahtera dan penuh kedamaian. Aceh24.com

 

 

polres lsm

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.