AcehBerita FotoNusantara

Ingat, Haram Ngopi di Bireuen, Laki dan Perempuan Semeja Bukan Mahram

F : Ilustrasi nikmati secangkir kopi di tepi Danau Lut Tawar, Takengon. Aceh24.com

LHOKSEUMAWE-Pemerintah Kabupaten Bireuen, kembali mengingatkan pemilik warung kopi,café dan restoran dilarang melayani laki-laki semeja dengan perempuan yang bukan mahramnya karena melanggar aturan syariat islam.

Tak itu saja, pengelola pun diingatkan untuk tidak melayani perempuan diatas pukul 21.00 WIB kecuali bersama mahramnya.

Kepala Dinas Syariat Islam, Kabupaten Bireuen, H Jufliwan, SH,MM yang dikonfirmasi Aceh.com, Selasa malam (4/9) membenarkan himbauan itu. Namun, disebutkan, anjuran itu bukanlah baru keluar. Tetapi sudah sejak tahun 2017 lalu.

“Kita kembali mengingatkan. Ya, seperti berdakwah. Agar tidak terjadi pelanggaran syariat islam,” kata Jufliwan.

Menurut Kadis SI Bireuen, pengumuman yang telah terpasang kembali yang ditandatangani Bupati Bireuen, H saifannur,S.Sos tertanggal, 30 Agustus 2018 merupakan himbauan guna saling menjaga agar tidak tak terjadi pelanggaran syariat islam.

“Haram hukumnya laki dan perempuan ngopi dan makan semeja yang bukan mahramnya,” ulangnya.

Ketika disinggung apakah sejak peraturan itu keluar (2017-red) ditemukan pelanggaran. H Jufliwan menyebutkan ada. Namun, tidaklah diberikan sanksi. Hanya saja, pembimbingan di lokasi. “Inikan namanya saya himbauan. Tentu dengan harapan tidak terjadi pelanggaran syariat islam. Seperti berdakwah. Kita selalu mengingatkan kembali,” pungkas Kadis Syariat Islam, Bireuen, H Jufliwan kepada Aceh24.com

 

F: Ilustrasi Nikmati segelas kopi dengan keindahan Danau Lut Tawar, Takengon. Aceh24.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: