AcehBerita FotoNusantara

Infus Terpasang, Pasien Rohingya Ngerocos, Eh Pingin Pipis

Nih dia, seorang pasien Rohingya di Bireuen, yang di infus pingin pipis membuat kelabakan tim medis. Aceh24.com

BIREUEN-Hanya gara-gara pingin pipis atau kencing,  seorang pengungsi Rohingya yang berada di penampungan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Cot Gapu, Bireuen, membuat tim medis kelabakan.

Kenapa tidak ? Tangan pasien melekat jarum infus. Perban pun sudah terbalut. Namun, pasien terus ngerocos sana sini. Tak satu pun mengerti maksudnya. Apa ada yang salah pasang nih ?.

Mau tak mau lima petugas kesehatan – empat perempuan dan seorang pria saling tatap menatap satu sama lain. Sementara pasien sambil memengang kepala tak juga berhenti mulutnya komat kamit mengeluarkan suara.

Syukurlah selang tiga menit kemudian, datang pengungsi  lain mengenakan baju kaos merah dengan menenteng senter. Pria berusia sekitar 50 tahun –yang diketahu bernama M Khadafi saling cakap sana sini dengan pasien terinfus.

Kemudian, kembali menatap tim medis. “Oh, dia pingin kencing,” spontan keluar kata-kata dari seorang petugas medis perempuan tanpa sadar dengan nada agak keras dan disambut tawa rekan lainnya yang berada di sisi kanan Aceh24.com. Ya, rupanya pingin pipis pasien laki-laki ini. Bikin bingung saja.

Kok tau pingin kencing ? Tentunya maksud itu, terlebih dahulu diutarakan M Khadafi salah satu pengungsi Rohingya yang ikut terdampar kepada petugas kesehatan malam itu, sekira pukul 21.00 WIB.

Dengan bahasa Indonesia (melayu-red) terputus –putus, M Khadafi sesekali memberi isyarat.  Duh, pingin pipis rupanya. “Gabuk (ribut-red) se kampung  hanya soal kencing,” tutur Syarif seorang warga geuredong Teungoh, Bireuen yang ikut menyenguk 79 etnis Rohingya, terdampar. Aceh24.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Check Also
Close
Back to top button
%d blogger menyukai ini: