Humas PAG Sangkal Aksi Demo Warga LingkunganTuntut Perusahaan itu.

0
111
Staf Humas Perta Arun Gas (PAG) menyangkal aksi demo ratusan warga lingkungan Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, menuntut perusahaan BUMN itu, terkait tenaga kerja dan dana CSR, Senin (4/11).

Humas PAG Sangkal Aksi Demo Warga Tuntut Perusahaan itu

LHOKSEUMAWE-Staf Humas Perta Arun Gas (PAG) menyangkal kalau ratusan warga lingkungan yang menggelar aksi demo, Senin (4/11)  menuntut perusahaan BUMN itu, memperhatikan tenaga kerja lokal.

“Bukan PAG yang didemo warga lingkungan. Karena ada 10 perusahaan lainnya. Memang, mereka melakukan aksi di depan pintu pabrik eks PT Arun,” kata Nasir kepada Aceh24.com.

Karena, tambah Nasir, selama ini, PAG sudah memperhatikan warga lingkungan. Baik soal tenaga kerja maupun menyangkut CSR.

Sebelumnya, beberapa warga yang ditemui di lokasi mereka mengaku menuntut perusahaan itu agar diberi kerja.

“Kami warga lingkungan jangan hanya jadi penonton. Jadi butuh kerja juga di PAG,” sebut beberapa warga menimpali ditengah Aceh24.com melakukanpeliputan.

Hanya saja, Humas PAG, Nasir lagi lagi menyangkalnya aksi itu terkait dengan PAG. “Bukan, bukan PAG yang didemo. Kalau yang bilang itu, hanya ikut-ikutan saja. Sehingga tidak tahu tujuan sebenarnya,” kata Nasir.

Sementara itu, Korlip aksi T Mukhlis  menyebutkan demo di depan eks pabrik PT Arun, selain mengingatkan PAG yang belum maksimal memperhatikan warga, juga 10 perusahaan lainnya yang sama sekali tak memperhatikan tenaga kerja pemuda dan warga lingkungan.

“PAG memang ada membantu selama ini merekrut tenaga kerja lingkungan dan memberikan dana CSR. Namun, belum maksimal. Aksi kita tadi lebih mengingatkan kepada 10 perusahaan lain yang ada disitu. Ya, seperti PHE,Madco dan lainnya,” papar Mukhlis panjang lebar melalui telepon selular, Senin sore.

Sekedar mengingatkan, Aksi demo berlangsung sejak pukul 10 WIB. Pendemo  membentangkan spanduk dan poster. Sedangkan, aparat kepolisian tetap berjaga-jaga agar aksi berjalan damai. Dua unit mobil water canon disiagakan. Sedangkan sebagian aparat keamanan berada di dalam pabrik stanbay namun tetap siaga.

Ada tujuh tuntutan aksi itu dengan membawa nama Forum Komunikasi Keuchik dan Pemuda Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe.

Nih, tuntutan mereka : Pertama, Seluruh tenaga kerja pegawai, kontrak dan project harus diserahkan kepada forum

Kedua, Tenaga kerja pegawai harus 50 persen berasal dari desa lingkungan

Ketiga, seluruh tenaga kerja kontrak yang berasal dari luar desa lingkungan harus diganti dengan tenaga kerja dari dalam desa lingkungan. Paling lambat 1 Januari 2020.

Keempat, Seluruh tenaga kerja satpam/security dan pemadam kebakaran  serta supir , juga harus dari warga desa lingkungan. Sedangkan yang selama ini pekerja berada diluar desa lingkungan harus diganti. Juga paling lambat 1 Januari 2020.

Kelima, Setiap ada penerimaan tenaga kerja pegawai/kontrak harus direkrut melalui forum.

Keenam, Seluruh dana CSR harus disalurkan kepada masyarakat dan melibatkan forum. Terakhir,  Harus ada perhatian terhadap sarana dan prasarana forum.

Demikian H Syeh Ahmad HB selaku Ketua Forum Komunikasi Keuchik dan Pemuda, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe.

                                                                  H Uma

Sementara itu, ditengah berlangsungnya aksi seratusan warga lingkungan, Senator Aceh, H Sudirman yang ngetop disapa H Uma tiba  dan bergabung bersama warga demo.

Semangat pun kembali bergelora bagi warga pendemo mengetahui H Uma gabung bersama mereka. H Uma berjanji dihadapan pendemo akan memperjuangkan aspirasi kalangan bawah ini sampai ke Jakarta.

“Bila tidak selesai juga, akan kita panggil pimpinan perusahaan ini sampai ke Jakarta nanti,” kata H Sudirman. Aceh24.com

Foto : Ratusan warga yang menetap di lingkungan Perta Arun Gas (PAG) eks PT Arun, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe,  menggelar aksi di depan pintu masuk pabrik itu, Senin (4/11). Ada 7 tuntutan warga kepada perusahaan 10 tersebut. Hadir bersama pendemo H Sudirman yang disapa H Uma. Aceh24.com

loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.