HMI Demo, 25 Anggota DPRK Lhokseumawe Dilantik

0
11
loading...

LHOKSEUMAWE-Sebanyak 12 petisi yang disampaikan HMI Lhokseumawe, saat gelar aksi demo ketika 25 anggota DPRK setempat sedang dalam proses pelantikan dan pengambilan sumpah, Selasa (10/9).

Diawali di simpang tugu Rencong, puluhan aktivis ini bergerak ke gedung DPRK Lhokseumawe dengan pengawalan aparat kepolisian. Namun, sesampai di simpang empat, puluhan polisi dan mobil water canon sudah menghadang.

Paling tidak setengah jam mereka disini tertahan dan tetap melanjutkan orasinya.  Menjelang pukul 11.35 WIB, mereka baru mendapat kesempatan mendekati gedung DPRK Lhokseumawe. Ini pun setelah aparat kepolisian memberi kesempatan membuka blokade.

Muhammad Fadli koordinator lapangan bersama Ahmad Yandi pendamping korlap sempat melakukan negosiasi dengan seorang perwira polisi ketika rombongan HMI tertahan di simpang jam.

Dalam keterangan tertulis HMI- diawal petisi menyebutkan Kota Lhokseumawe seperti kota mati tanpa kehadiran seorang pemimpin.

Nah, ini 12 petisi HMI buat wakil rakyat yang dilantik :

  1. Tegakkan syariat islam
  2. Kejelasan KEK Arun
  3. Perioritaskan KEK Arun bagi pekerja putra/i daerah
  4. Desak Pemko Lhokseumawe, fungsikan infrastruktur terbengkalai
  5. Realisasikan janji kampanye seluruh anggota DPRK Lhokseumawe
  6. Desak DPRK Lhokseumawe, tegas awasi Pemko
  7. Memperhatikan pemerataan pupuk subsidi di Lhokseumawe
  8. Cari solusi kongkrit atasi kemiskinan di Lhokseumawe
  9. Tuntaskan kelangkaan gas
  10. DPRK Lhokseumawe desak Pemko ciptakan tata kelola kota
  11. KKN harus sirna di DPRK Aceh Utara
  12. Dana otsus harus transparan.

Foto : Aktivis HMI Lhokseumawe saat tertahan di simpang empat Kota Lhokseumawe, ketika menuju gedung DPRK Lhokseumawe ditengah berlangsungnya proses pelantikan dan pengambilan sumpah 25 wakil  rakyat di kota yang masih banyak rakyat miskin, Selasa siang (10/9). Aceh24.com

loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.