AcehBerita FotoNusantara

Haji Uma Bantu Biaya Normalisasi Lahan Saluran Masyarakat Aceh Tamiang

Foto : Haji Uma atau H Sudirman, anggota DPD RI asal Aceh, meninjau saluran pembuangan masyarakat di Kampung Pangkalan, Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Jum’at (4/5).

KUALA SIMPANG- Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman alias Haji Uma membantu biaya operasional normalisasi saluran pembuangan masyarakat di Kampung Pangkalan, Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (4/5).

Sebelumnya, terlebih dahulu Haji Uma melakukan pertemuan dengan DPRK Aceh Tamiang, untuk berdialog terkait masalah proyek normalisasi yang berdampak terhadap lahan kebun kelapa sawit milik masyarakat.

“Saya menerima keluhan dari masyarakat, makanya langsung melakukan tindak lanjut. Semestinya, Kamis kemarin (3/5) saya di Tamiang,  rapat kerja dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Tamiang. Rencana akan menuju ke Lhokseumawe. Tapi karena adanya laporan masyarakat, jadi kembali ke Tamiang”, ujar Haji Uma kepada Aceh24.com..

Menurut Haji Uma, setelah mendapat laporan, langsung menghubungi Ketua DPRK Aceh Tamiang dan menanyakan duduk masalah. Hasilnya langsung melakukan peninjauan lapangan bersama Ketua DPRK Fadlon dan anggota Komisi D, Syaiful Sofyan, Dinas Pekerjaan Umum, unsure LSM LeumbAhtari, Sayed Zainal, SH dan unsur terkait.

Selesai shalat Jum’at di Mesjid Nurul Yaqin, rombongan menuju lokasi areal lahan kelapa sawit masyarakat. Ya, kami berjalan kaki sekitar 2 km untuk melihat saluran sampai di titik ujung proyek dekat situs Gunung Kerang, ungkap Haji Uma,.

“Intinya, setelah berlangsung dialog yang juga hadir Datok Penghulu Kampung Pangkalan dan Camat Kejuruan Muda,  disekapati pengerokan saluran hingga tidak lagi berdampak terhadap lahan kebun sawit rakyat,” kata Haji Uma.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk mendukung operasional kerja Haji Uma  menyumbang BBM sebanyak 1 ton dan biaya operator. Sedangkan pengadaan alat berat eskavator akan dipinjamkan oleh Dinas PU selama 3 hari.

Sementara itu, salah satu pemilik lahan yang terkena dampak masalah kepada senator Aceh ini,  mengucapkan terima kasih telah meluangkan waktu untuk menindaklanjuti keluhan dan aspirasi masyarakat.

Sedangkan, Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon bersama anggota Komisi D, H. Syaiful Sofyan mengakui bahwa telah mengajukan alokasi anggaran untuk pembangunan talut pada tahun anggara 2018. Hanya saja, terkendala waktu dan belum terealisasi.

Namun pihaknya berencana anggaran perbaikan saluran itu akan diupayakan kembali pada APBK Perubahan atau APBK tahun 2019. Aceh24.com

 

Foto : Haji Uma atau H sudirman, anggota DPD RI asal Aceh, meninjau saluran pembuangan masyarakat di Kampung Pangkalan, Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Jum’at (4/5).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: