Habiskan Puluhan Miliar, Embung Lhok Gajah Aceh Utara tak Efektif

0
115
Embung Lhok Gajah di Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, dinilai tokoh masyarakat setempat tak berfungsi efektif mengairi sawah seluas 1,200 hektar di 16 desa bila musim kemarau walaupun dana puluhan miliar sudah digunakan

# Kadis Pengairan Aceh :  Masih Ada Dana Pemeliharaan

LHOKSUKON-Kalangan masyarakat di Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, menilai embung Lhok Gajah, tidak berfungsi efektif.  Bangunan pun dinilai asal jadi.  Sehingga air yang diharapkan mampu mengairi sawah petani  seluas 1.200 hektar  saat kemarau sia sia belaka.

Kok bisa ?.  Ini akibat saluran pembuangan tidak berfungsi. Malah sebaliknya, pintu penutup irigasi tetap keluar air dari embung Lhok Gajah, yang akan dimanfaatkan petani ketika kemarau

“Ini kan sia-sia saja embung Lhok Gajah. Kalau pintu irigasi tetap airnya keluar. Padahal, embung dibuat agar dapat menampung air yang akan digunakan petani saat musim kemarau,” kata seorang tokoh masyarakat Jailani kepada sejumlah wartawan di lokasi.

Pintu irigasi embung Lhok Gajah, Kuta Makmur, Aceh Utara, dinilai tak berfungsi untuk mengairi 1.200 hektar sawah bila musim kemarau. Padahal, sudah menghabiskan dana puluhan miliar. Bangunan juga labil, saluran pembuang pun tak berfungsi

Menurut Jailani dan kalangan petani setempat air yang diharapkan mampu mengairi ke 16 desa di dua kemukiman itu,  saluran pembuangan yang semestinya berjalan baik  justru tidak berfungsi. Puluhan miliar dana sudah digerus buat membuat embung sejak tahun 2011 lalu. Dan baru selesai 2019.

 “Bangunan labil. Pagar pembatas jembatan embung juga rusak karena tanpa adanya besi di dalam beton,” kata Jailani.

Sedangkan seorang kepala dusun di Kecamatan Kuta Makmur, yang ikut membawa wartawan ke lokasi menambahkan pengerjaan keruk lokasi embung Lhok Gajah juga masih belum tuntas. Di dalam embung masih ada tumbuh pohon. Dan, sisi selatan embung, sebagian bukitnya belum dikerok,” ungkap sang kadus.

                                                 Masih Ada Dana Pemeliharaan

Sementara itu, Kadis Pengairan Aceh, Ir Mawardi yang dikonfirmasi Aceh24.com  via telepon selular , menyatakan embung Lhok Gajah sudah dikerjakan sesuai rencana.  Sedangkan kenapa pintu irigasi tak berfungsi sehingga air keluar terus dari embung ?

Mawardi berdalih kalau air itu yang keluar dari pintu irigasi untuk mengairi  sawah petani lainnya di depan.

“Tapi, kalau memang mau pintu irigasi ditutup mati, itu akan kita lakukan,” kata Mawardi.

Lalu, soal  pagar jembatan embung  dan bangunan yang labil, Mawardi sudah mengingatkan kembali sang kontraktor untuk memperbaikinya. “Iya, kalau tak salah namanya Faisal. Dan, sudah kita sampaikan untuk memperbaikinya dengan dana pemeliharaan. Karena dana itu masih ada sama kita,” pungkas Mawardi.  Aceh24.com

polres lsm

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.