AcehBerita FotoNusantara

H-2 Ramadhan, Dana Carry Over Guru Rp 7,4 Miliar tak Cair

LHOKSUKON-Pertemuan puluhan guru yang di motori Kobar GB Aceh, bersama DPRK Komisi E, unsur Dinas Pendidikan dan BPKKD Aceh Utara, Selasa siang (17/4) lalu, terkait pencairan dana carry over guru Rp 7,4 miliar, ternyata hingga H-2 masuk puasa Ramadhan ternyata belum kunjung cair.  Bukankah dalam pertemuan itu disepakati, cair awal Mei ?

Pertemuan kala itu, di pimpin Ketua Komisi E DPRK Aceh Utara, Junaidi bersama lima anggotanya. Sementara dari Dinas Pendidikan di wakili oleh Sekretaris Zulkarnaen.

Bahkan, wakil BPKKD Aceh Utara, Hamdani kala itu menyebutkan uang kekurangan pembayaran sertifikasi masih berada di kas daerah. Dan bakal membayar rapelan cpns ke pns sekitar Rp 3 miliar, awal Mei.

Ketua Kobar GB Aceh, Sayuti Aulia didampingi Ketua Kobar GB Aceh Utara, Yursal silih berganti meminta kejelasan dana carry over kenapa tak cair-cair. Begitu pula soal rapel gaji guru. Intinya kapan dibayar Pemkab Aceh Utara kepada 5 ribuan guru penerima ?

Satu persatu pemecahan diungkap. Semua berawal dari Triwulan ke IV 2016 dimana pusat tak mengirim uang ke Aceh Utara. Namun,  pastinya hak guru tetap dibayar.

Bengitu pula soal dana sertifikasi, tetap akan dibayar. Intinya, sisa dana sertifikasi guru tahun 2017 Rp 7,4 miliar. “Dan, Insya Allah untuk TPG akan kita bayar awal Mei, setelah semua DPA,APBA dan APBK clear.  Maka  membayar rapelan TPG, K2 tersebut  bisa kita bayar Rp 7,4 miliar plus rapelan Rp 3 miliar guru normal atau biasa,” ujar Hamdani.

Sementara itu, Kobar GB Aceh Utara, Drs Yursal dihubungi Aceh24.com, Selasa siang (15/5) membenarkan bila dana carry over guru belum juga dibayar Pemkab Aceh Utara.

“Sampai hari ini menjelang bulan puasa Ramadhan, belum juga cair dana carry over guru,” kata Yursal

Menurut Yursal, kesepakatan sebelumnya awal Mei. Tetapi, ini sudah pertengahan pun belum ada khabar pasti. “Ya, kalau memang harus bayar jerih perangkat gampong terlebih dahulu kita maklumi. Tetapi inikan sudah pertengahan bulan kenapa belum juga cair,”pungkasnya.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Kas Daerah (BPKKD) Aceh Utara, M Nasir saat dihubungi terpisah hingga pukul 13.15 WIB, belum memberikan jawaban.  Aceh24.com

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: